Nama Bugatti sudah lama identik dengan mobil berperforma ekstrem, produksi terbatas, serta harga yang hanya dapat dijangkau kelompok kolektor dengan kemampuan finansial luar biasa. Namun di antara berbagai model yang pernah dibuat pabrikan asal Molsheim, Prancis tersebut, ada satu mobil yang menempati posisi sangat istimewa. Bugatti La Voiture Noire pernah diumumkan dengan harga 11 juta euro sebelum pajak dan menjadi salah satu Bugatti paling mahal yang pernah dijual sebagai mobil baru.
Angka tersebut bukan muncul hanya karena tenaga mesin atau kemampuan akselerasinya. La Voiture Noire dibuat sebagai mobil tunggal, menggunakan pendekatan coachbuilding dengan desain khusus, pengerjaan yang sangat rumit, serta hubungan kuat dengan salah satu mobil legendaris dalam sejarah Bugatti, Type 57 SC Atlantic.
Menariknya, perkembangan Bugatti dalam beberapa tahun terakhir menghadirkan mobil lain dengan harga sangat tinggi. Chiron Profilée, misalnya, terjual melalui lelang dengan angka 9,7925 juta euro. Bugatti juga memperkenalkan Programme Solitaire untuk membuat kendaraan satu unit bagi pelanggan tertentu, meski harga sejumlah mobil dari program tersebut tidak diumumkan secara terbuka.
La Voiture Noire Masih Menjadi Nama Terbesar dalam Daftar Bugatti Termahal
Ketika Bugatti memperkenalkan La Voiture Noire pada 2019, mobil tersebut langsung mencuri perhatian industri otomotif. Bukan hanya desainnya yang berbeda dari Chiron reguler, harga yang diumumkan juga berada pada tingkatan luar biasa.
Bugatti menyebut La Voiture Noire telah dibeli seorang penggemar merek tersebut seharga 11 juta euro sebelum pajak. Pada saat diperkenalkan, perusahaan menyebutnya sebagai mobil baru termahal di dunia.
Status tersebut membuat La Voiture Noire menjadi salah satu produk paling terkenal yang pernah keluar dari fasilitas Bugatti di Molsheim.
Mobil ini hanya dibuat satu unit. Artinya, pemiliknya tidak sekadar mendapatkan kendaraan yang sangat mahal, tetapi sebuah Bugatti yang tidak memiliki unit kedua dengan spesifikasi identik.
Kelangkaan semacam ini memiliki nilai sangat besar di kalangan kolektor. Bahkan Bugatti Chiron yang sudah sangat eksklusif masih diproduksi dalam jumlah lebih banyak dibandingkan La Voiture Noire.
“Menurut penulis, harga La Voiture Noire lebih mudah dipahami ketika mobil ini diposisikan sebagai karya koleksi bergerak, bukan sekadar kendaraan dengan mesin sangat bertenaga.”
Nama La Voiture Noire Berasal dari Bugatti Legendaris yang Hilang
Harga fantastis La Voiture Noire juga tidak dapat dilepaskan dari sejarah Type 57 SC Atlantic. Mobil klasik tersebut merupakan salah satu karya paling penting yang berkaitan dengan Jean Bugatti, putra pendiri perusahaan Ettore Bugatti.
Nama La Voiture Noire memiliki arti mobil hitam dalam bahasa Prancis. Sebutan tersebut berkaitan dengan Type 57 SC Atlantic berwarna hitam milik Jean Bugatti yang keberadaannya menjadi misteri.
Mobil klasik itu menghilang pada periode Perang Dunia Kedua dan hingga kini tetap menjadi salah satu teka teki terbesar dalam sejarah otomotif.
Bugatti kemudian menggunakan kisah tersebut sebagai inspirasi ketika menciptakan La Voiture Noire modern.
Namun perusahaan tidak sekadar mengambil mobil Chiron lalu mengganti panel bodinya. Proporsi, bagian belakang, aerodinamika, serta sejumlah komponen dikembangkan secara khusus sehingga karakter La Voiture Noire terlihat berbeda.
Hasil akhirnya adalah sebuah grand tourer yang menggabungkan desain panjang dan rendah dengan kekuatan mesin W16 Bugatti.
Mesin W16 8,0 Liter Masih Menjadi Jantung La Voiture Noire
Di balik desain hitam yang menjadi ciri utamanya, La Voiture Noire menggunakan mesin yang sangat terkenal dari keluarga Bugatti Chiron.
Mesin tersebut mempunyai konfigurasi W16 dengan kapasitas 8,0 liter dan menggunakan empat turbocharger. Tenaganya mencapai sekitar 1.500 PS dengan torsi 1.600 Nm.
Konfigurasi 16 silinder menjadi salah satu ciri penting Bugatti selama era Veyron hingga Chiron.
Bugatti tidak hanya mengembangkan mesin tersebut untuk mengejar angka tenaga besar. Sistem pendinginan, transmisi, penggerak empat roda, serta konstruksi kendaraan harus bekerja bersama untuk mengendalikan tenaga yang jauh melampaui mobil biasa.
Pada La Voiture Noire, karakter grand tourer mendapat perhatian lebih besar. Mobil ini dirancang tetap sangat cepat, tetapi mempunyai tampilan dan karakter yang lebih elegan dibandingkan beberapa varian Chiron yang berorientasi pada sirkuit.
Bagian belakangnya menjadi salah satu elemen paling mudah dikenali. Enam lubang knalpot terlihat menonjol, dipadukan dengan desain lampu belakang yang membentang mengikuti bentuk bodi.
Produksinya Hanya Satu Unit dan Pengembangannya Memakan Waktu Panjang
Membuat satu kendaraan mungkin terdengar lebih sederhana dibandingkan memproduksi ratusan unit. Dalam dunia mobil eksklusif, kenyataannya justru berbeda.
Komponen yang hanya digunakan untuk satu kendaraan membutuhkan proses perancangan, pengujian, produksi, dan penyempurnaan sendiri. Biaya pengembangan tersebut tidak dapat dibagi ke ratusan atau ribuan mobil seperti pada kendaraan produksi massal.
Bugatti bahkan membutuhkan waktu sekitar dua tahun menggunakan kendaraan pengembangan untuk menyempurnakan La Voiture Noire.
Pengujian dilakukan pada berbagai bagian, termasuk karakter berkendara, keselamatan, aerodinamika, termodinamika, pendinginan, roda, serta perubahan dimensi kendaraan.
Setiap bagian baru tetap harus mengikuti standar pengujian Bugatti.
Inilah salah satu alasan harga mobil coachbuilt dapat meningkat sangat jauh dibandingkan model yang menjadi basis mekanisnya.
Pembeli membayar bukan hanya material yang terdapat pada kendaraan, tetapi juga pekerjaan rekayasa dalam jumlah besar yang digunakan untuk menghasilkan satu mobil.
Chiron Profilée Menjadi Bugatti Baru dengan Harga Lelang Sangat Tinggi
La Voiture Noire bukan satu satunya Bugatti yang berhasil menembus harga mendekati 10 juta euro.
Pada Februari 2023, Bugatti Chiron Profilée dilelang di Paris. Mobil tersebut terjual dengan angka 9.792.500 euro neto dan menjadi mobil baru dengan nilai lelang sangat tinggi.
Profilée mempunyai cerita yang berbeda dibandingkan La Voiture Noire.
Mobil ini awalnya dikembangkan sebagai alternatif Chiron Pur Sport yang menawarkan karakter berbeda. Namun seluruh slot produksi Chiron sudah dialokasikan sebelum Profilée dapat memasuki produksi reguler.
Bugatti kemudian menyelesaikan satu unit Profilée.
Kondisi tersebut menjadikannya kendaraan tunggal dan sekaligus salah satu Bugatti W16 paling langka yang pernah dibuat.
Harga lelang yang mencapai hampir 10 juta euro menunjukkan betapa besar nilai kelangkaan bagi kolektor Bugatti.
Profilée juga mempunyai posisi penting karena menjadi salah satu kesempatan terakhir mendapatkan Bugatti baru bermesin W16 langsung dari era Chiron.
Bugatti W16 Mistral Dibanderol 5 Juta Euro per Unit
Di bawah La Voiture Noire dan Chiron Profilée terdapat W16 Mistral, roadster yang mempunyai kedudukan penting dalam sejarah perusahaan.
Bugatti memproduksi W16 Mistral sebanyak 99 unit dengan harga sekitar 5 juta euro sebelum pajak untuk setiap kendaraan.
Seluruh alokasi produksi telah mendapatkan pemilik.
Mistral menggunakan mesin W16 8,0 liter dengan tenaga sekitar 1.600 PS. Mobil ini juga menjadi salah satu model jalan raya terakhir Bugatti yang menggunakan mesin W16 sebelum perusahaan memasuki periode teknologi V16 hybrid.
Tidak adanya atap membuat Bugatti harus melakukan banyak perubahan pada struktur kendaraan.
Monokok tidak sekadar dipotong pada bagian atas. Struktur kendaraan harus dirancang ulang agar tingkat kekakuan, keselamatan, serta kemampuan berkendara tetap memenuhi standar perusahaan.
Harga 5 juta euro menempatkan Mistral jauh di atas sebagian besar hypercar, tetapi tetap kurang dari setengah harga La Voiture Noire ketika harga awal kedua kendaraan dibandingkan.
Divo Juga Pernah Menjadi Salah Satu Bugatti Termahal
Sebelum W16 Mistral muncul, Bugatti Divo sudah menunjukkan seberapa jauh perusahaan dapat membawa platform Chiron ke arah yang lebih eksklusif.
Divo diproduksi hanya 40 unit dengan harga sekitar 5 juta euro sebelum pajak.
Jika Chiron standar dikembangkan sebagai hypercar yang mampu mengejar kecepatan sangat tinggi sekaligus menawarkan kenyamanan, Divo mempunyai fokus lebih besar terhadap kemampuan menikung.
Aerodinamika dibuat lebih agresif dengan peningkatan downforce. Bobot juga dikurangi sehingga karakter mobil menjadi lebih responsif.
Mesin W16 8,0 liter tetap menghasilkan sekitar 1.500 PS.
Jumlah produksi sebanyak 40 unit membuat Divo jauh lebih langka dibandingkan Chiron biasa. Bahkan saat diperkenalkan, seluruh unitnya dengan cepat dialokasikan kepada pelanggan Bugatti.
Nilainya di pasar koleksi kemudian dapat berbeda dari harga ketika baru, bergantung kondisi kendaraan, spesifikasi, jarak tempuh, sejarah kepemilikan, serta keinginan kolektor.
Tourbillon Membuka Babak Baru dengan Harga Mulai 3,8 Juta Euro
Bugatti kini sudah memasuki generasi kendaraan berikutnya melalui Tourbillon. Mobil tersebut mengambil pendekatan yang sangat berbeda dibandingkan Chiron.
Tourbillon tidak lagi menggunakan mesin W16 quad turbo.
Bugatti beralih kepada mesin V16 8,3 liter naturally aspirated yang bekerja bersama tiga motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan sekitar 1.000 PS, sedangkan sistem listrik menambahkan sekitar 800 PS.
Total sistem berada di kisaran 1.800 PS.
Produksi Tourbillon dibatasi sebanyak 250 unit dengan harga dasar sekitar 3,8 juta euro sebelum pajak dan pilihan personalisasi.
Meski harga dasarnya berada jauh di bawah La Voiture Noire, pembeli Bugatti mempunyai banyak kemungkinan personalisasi yang dapat meningkatkan harga akhir kendaraan secara signifikan.
Material khusus, pilihan warna, detail interior, komponen individual, hingga pekerjaan dari divisi personalisasi dapat membuat satu kendaraan berbeda dari unit lainnya.
Programme Solitaire Bisa Menghasilkan Bugatti dengan Harga Lebih Tinggi
Persaingan menentukan Bugatti paling mahal menjadi semakin menarik setelah perusahaan memperkenalkan Programme Solitaire.
Program ini membawa Bugatti kembali ke tradisi coachbuilding dengan membuat kendaraan satu unit yang dikembangkan bagi pelanggan tertentu.
Brouillard menjadi salah satu kreasi awalnya. Setelah itu, Bugatti terus memperlihatkan proyek satu unit lainnya.
Harga sejumlah kendaraan Programme Solitaire tidak diumumkan secara terbuka.
Karena itu, belum tepat menyatakan model tersebut sudah melewati harga La Voiture Noire berdasarkan informasi harga resmi yang tersedia.
Namun secara karakter, Programme Solitaire berada di kelas yang sangat eksklusif.
Pelanggan tidak sekadar memilih warna dan material dari katalog. Bugatti dapat melakukan pengembangan lebih besar terhadap bentuk kendaraan, detail interior, serta identitas desain sesuai proyek yang disepakati.
Pendekatan semacam ini membuat nilai akhir kendaraan sangat mungkin berbeda jauh dari Bugatti produksi terbatas biasa.
Mengapa Harga Bugatti Bisa Sampai Jutaan Euro?
Harga Bugatti bukan hanya berasal dari ukuran mesin atau jumlah tenaga.
Ada beberapa unsur yang membuat kendaraan seperti La Voiture Noire dapat mencapai harga ekstrem. Salah satunya adalah volume produksi yang sangat rendah.
Produsen mobil massal dapat membagi biaya pengembangan ke ratusan ribu atau bahkan jutaan kendaraan. Bugatti bekerja pada skala yang sangat berbeda.
Ketika hanya satu, 40, 99, atau 250 mobil dibuat, biaya rekayasa dan manufaktur per kendaraan menjadi sangat tinggi.
Material yang digunakan juga tidak biasa.
Serat karbon, titanium, aluminium khusus, material interior pilihan, sistem aerodinamika kompleks, rem berperforma tinggi, serta komponen mesin yang harus bertahan pada tenaga ekstrem membutuhkan proses produksi khusus.
Ditambah lagi, banyak pekerjaan perakitan dan penyelesaian dilakukan dengan keterlibatan tenaga manusia dalam jumlah besar.
Status Koleksi Menjadi Bagian Besar dari Nilai Sebuah Bugatti
Membeli Bugatti dengan harga jutaan euro memiliki karakter berbeda dibandingkan membeli mobil mewah produksi massal.
Bagi kolektor, jumlah unit sangat berpengaruh.
Chiron biasa sudah termasuk langka. Divo yang hanya dibuat 40 unit lebih sulit ditemukan. Chiron Profilée yang hanya satu unit berada pada tingkatan berbeda lagi.
La Voiture Noire bahkan mempunyai kombinasi yang sangat kuat, yaitu hanya satu unit, desain sendiri, hubungan dengan Type 57 SC Atlantic, serta posisi penting dalam sejarah Bugatti modern.
“Kelangkaan absolut menjadi salah satu alasan La Voiture Noire sulit dibandingkan dengan Bugatti reguler. Sekali mobil hanya dibuat satu unit, pemilik berikutnya tidak mempunyai pilihan mencari unit lain dengan spesifikasi yang sama.”
Kondisi tersebut membuat harga sebuah Bugatti tidak selalu mengikuti usia kendaraan seperti mobil biasa.
Beberapa model justru semakin dicari setelah produksinya selesai, terlebih jika mempunyai sejarah khusus atau menjadi bagian penting dari perjalanan merek.
Bugatti Klasik Bisa Memiliki Nilai yang Lebih Sulit Diukur
Ada perbedaan penting antara Bugatti baru termahal dan Bugatti paling bernilai di dunia koleksi.
Mobil klasik tertentu mempunyai nilai yang tidak mudah ditentukan karena jarang berpindah tangan secara terbuka.
Bugatti Type 57 SC Atlantic merupakan contoh paling terkenal. Jumlahnya sangat sedikit dan setiap kendaraan memiliki sejarah panjang.
Apabila salah satu unit dengan sejarah paling kuat ditawarkan secara terbuka, nilainya dapat berada pada tingkat yang sangat tinggi.
Karena sebagian transaksi kendaraan klasik dilakukan secara pribadi, angka yang beredar tidak selalu dapat dibandingkan langsung dengan harga resmi mobil baru.
Itulah sebabnya La Voiture Noire lebih tepat disebut sebagai Bugatti modern dengan harga baru resmi paling tinggi yang pernah diumumkan perusahaan, yakni 11 juta euro sebelum pajak.
Chiron Profilée menyusul dengan harga lelang 9.792.500 euro neto, sedangkan W16 Mistral dan Divo berada di kisaran 5 juta euro saat dipasarkan.
Perkembangan Programme Solitaire kemudian membuka kemungkinan munculnya Bugatti satu unit lain dengan nilai lebih tinggi, terutama karena setiap kendaraan dibuat sebagai proyek khusus bagi satu pelanggan dan harga transaksinya tidak selalu diumumkan kepada publik.


Comment