oleh

Yaumil Sebut Pembangunan Bakal Lebih Maju

PASANGKAYU – Hari H Pilkada Serentak tahun 2020, tinggal menghitung hari. Seluruh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu, makin meningkatkan intensitas sosialisasi politik.

Seperti yang dilakukan salah satu Calon Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, Sabtu 14 November. Calon nomor urut 3 tersebut, menyambangi Desa Karave Kecamatan Bulutaba untuk menggelar kampanye dialogis.

Yaumil Sebut Pembangunan Bakal Lebih Maju

Sebelum kandidat yang diusung delapan partai tersebut memaparkan visi dan misinya, salah satu tokoh umat Hindu di Pasangkayu I Putu Suardana, menyampaian orasi politiknya.

“Calon bupati kita ini (Yaumil Ambo Djiwa,red) adalah penggagas pembentukan kabupaten yang kita cintai ini. Beliau bekerja tiga tahun untuk memekarkan daerah ini menjadi daerah otonom, pisah dari kabupaten induk yakni Kabupaten Mamuju,” ungkap politisi dari PDI Perjuangan itu.

Suardana memberi garansi, jika Yaumil menjadi bupati maka daerah ini akan jauh lebih hebat. Sebab, belum menjadi bupati saja Yaumil sudah berpikir keras memajukan Kabupaten Pasangkayu.

Pembangunan di Pasangkayu, yang setiap tahun mengalami kemajuan, dinilai Suardana tak terlepas dari peran serta pikiran Yaumil. “Dan, hasil survei kita berada di angka 53%. Makanya kita wajib memenangkan pilkada ini, dibantu 19 anggota DPRD Pasangkayu dari berbagai partai besar,” sebutnya.

“Saya ajak masyarakat Desa Karave untuk memilih pemerintah yang luas wawasannya, dan bisa memajukan Kabupaten Pasangkayu lebih hebat lagi. Lebih maju lagi,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Yaumil mengatakan, dengan keanekaragaman maka kabupaten ini bisa terbentuk menjadi daerah otonom.

“Sudah 17 tahun Kabupaten Pasangkayu terbentuk. Perkembangannya sudah luar biasa. Kita akan lebih memajukan lagi, supaya sebanding dengan kabupaten-kabupaten lainnya di Sulbar,” terang kandidat yang membawa tagline YES SMART itu.

Lanjut Yaumil, program prioritas diantaranya akan memberikan bantuan kepada rumah ibadah dan jalan yang belum bagus akan perhatikan dan menjadikannya lebih baik, terutama untuk akses di kebun masyarakat.

Ia mengajak warga Desa Karave, jika memasuki Tempat Pemungutan Suara (TPS), jangan lupa coblos nomor 3. “Lihat saja beberapa calonnya. Ketika ada foto perempuan, itulah kami. Coblos gambarnya, maka kita akan menang,” pungkasnya. (r3/dir)

Komentar

News Feed