oleh

Waspadai Banjir dan Longsor

MAMUJU – Antara Kecamatan Tapalang dan Kota Mamuju, terdapat 12 titik longsor.

Tujuh titik di Dusun Kata Desa Takandeang, selepas jembatan kuning dan lima titik di Desa Botteng. Dua di antara titik longsor tersebut terbilang parah sebab sempat menutupi badan jalan.

Pada kondisi curah hujan tinggi seperti saat ini, melintas di jalan tersebut mutlak waspada. Terutama bagi warga yang mukim di sekitaran itu.

Jumat petang 10 Juli, longsor di Dusun Kata terjadi lagi. Beberapa pohon besar ikut tumbang menutupi jalanan dan sempat membuat arus lalu lintas terhambat.

“Longsor sekira pukul 17.00 wita. Malam itu juga langsung dikerjakan dan paginya sudah normal,” kata Kapolsek Tapalang, IPTU Basiran, saat dikonfirmasi.

Menurutnya, seluruh unsur di Kecamatan Tapalang, mulai dari pemerintah kecamatan, Polsek Tapalang, Koramil 1418/02 Tapalang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Mamuju, sigap membersihkan sisa-sisa longsor.

Kepala BPBD Mamuju, Muhammad Ali Rachman menyebutkan, longer di Dusun Kata tidak parah jika dibandingkan di Desa Lebani Kecamatan Tapalang Barat.

“Kami minta ke warga memerhatikan jalur-jalur evakuasi. Tetap waspada dan segera laporkan jika terjadi bencana,” sebut Ali.

Selain longsong, Ali, juga meminta warga mewaspadai banjir. Warga yang bermm2/jsm)

Komentar

News Feed