oleh

Waspada Makanan Kedaluwarsa

-Majene-2.085 views

MAJENE – Komisi IX DPR RI Andi Ruskati Ali Baal, mengingatkan warga agar teliti terhadap produk makanan dan obat-obatan sebelum membeli.

Kata dia, saat ini banyak beredar makanan dan obat-obatan yang tidak layak dikonsumsi. Sementara masih banyak masyarakat yang tidak memperhatikan kemasan, serta tanggal kedaluwarsa, saat membeli. “Termasuk kosmetik,” ucap dia, disela sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), Obat dan Makanan, oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat, di Boyang Assamalewuang Majene, Sabtu 11 Juli.

Olehnya, lanjut Ruskati, sosialisasi KIE tentang pengawasan obat dan makanan, sangat penting dilakukan. Sehingga masyarakat dapat memahami cara memeriksa expired date, atau tanggal kedaluwarsa pada label setiap produk makanan, obat-obatan, dan kosmetik. “Karena itu kami bermitra Balai POM Sulbar, untuk sosialisasikan hal ini,” ungkapnya.

Istri Gubernur Sulbar itu juga mengapresiasi Balai POM Sulbar, atas pelaksanaan sosilaisasi. Kegiatan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, baik dari sisi pengetahuan dan juga praktik keseharian.
“Selaku pengawas, POM harus mengedukasi masyarakat agar tetap hidup sehat, meskipun ditengah pandemi Covid-19,” tutupnya.

Sementara Kepala Balai POM Mamuju Netty Nurmuliaty menjelaskan, sesuai program yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024, pemerintah terfokus pada pengawasan obat dan makanan. Khususnya terkait agenda meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, dan berdaya saing. Ini sebagai pelaksanaan amanat salah satu misi Presiden 2019-2024. “Yaitu peningkatan kualitas manusia Indonesia,” jelasnya.

Sebab itu, sambung Netty, untuk mendukung misi presiden, BPOM akan mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong, serta melakukan serangkaian kegiatan berkesinambungan.

Plt Sekkab Majene Burhan Usman, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi KIE di daerahnya. Kunjungan tersebut dinilai membawa manfaat besar untuk warga. Olehnya Pemkab Majene tetap mendukung dan selalu siap bekerjasama BPOM. Khususnya pengawasan produk yang beredar di Bumi Assamalewuang. Dengan demikian tidak ada produk kedaluwarsa yang beredar. “Masyarakat pun akan aman mengonsumsi,” ucapnya.

Usai sosialisasi, Burhan selaku perwakilan Pemkab Majene menandatangani perjanjian kerjasama dengan Balai POM Sulbar. (r2/kdr)

Komentar

News Feed