oleh

Warga Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19

MAMUJU – Penolakan pemakaman jenazah pasien virus korona kembali terjadi di Mamuju.

Warga yang berada di sekitaran pemakaman menolak lantaran takut tertular virus tersebut.

Gugus tugas bersama aparat kepolisian dan TNI harus melakukan mediasi panjang dengan warga di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Lingkungan Kasiwa Timur, Kelurahan Binanga, Mamuju, agar mendapat izin warga.

Akibatnya, pemakaman yang mulanya direncanakan dilakukan pada Jumat 10 Juli, pukul 24.00 Wita, harus mundur. Jenazah baru bisa dimakamkan Sabtu dinihari sekira pukul 05.00 wita.

“Warga menolak karena pemkab dan provinsi belum menyediakan lahan khusus pemakaman pasien covid-19,” kata Kepala Lingkungan Kasiwa Timur, Abdul Razak, saat dikomfirmasi, Sabtu 11 Juli.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Mamuju, Muhammad Ali Rachman, menyebutkan, lahan yang dijanjikan Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulbar hingga saat ini belum juga terealisasi.

Ali menyebut, hal itu selalu menjadi kendala ketika ada jenazah yang harus dimakamkan dengan protokol covid-19.

Pihaknya pun sempat kalang kabut ketika hendak memakamkan jenazah pasien korona di TPU yang ada di Mamuju.

“Kami tadi berdebat panjang dengan perwakilan masyarakat, terkait pemakaman almarhumah pasien covid-19 yang meninggal sore kemarin (Jumat sore 10 Juli, red). Bayangkan dari jam 12 malam hingga pukul 5 subuh baru bisa dimakamkan,” pungkasnya. (m2/rul)

Komentar

News Feed