oleh

Warga Rangas Bertahan di Pengungsian

MAJENE – Sejumlan warga Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae, Majene, bertahan di tenda pengungsian. Sudah hampir sebulan.

Itu terlihat masih banyak tenda pengusian yang terpasang di depan Sports Center Majene, Selasa 9 Februari 2021.

Salah seorang pengungsi Samsiar mengatakan, mereka belum berani kembali rumah, sebab masih terjadi gempa susulan. “Olehnya itu kami masih bertahan disini (Tenda pengungsian red),” ucapnya, Selasa 9 Februari.

Kata dia, tenda yang masih terpasang sekitar 40 unit lebih dan puluhan Kartu Keluarga (KK). “Untuk kembali kerumah, kami menggu informasi dari pemerintah, apa sudah aman, kalau belum ada kami akan terus disini,” ungkapnya.

Pengungsi lainnya, Sampeami menuturkan, sudah hampir satu bulan bertahan di tenda pengungsian bersama keluarganya. “Saya, anak dan cucu saya masih tinggal ditenda pak, kami takut pulang,” ungkapnya.

Selama itu, baru satu kali mendapat bantuan. Yaitu, satu karung beras dan mie instan. “Olehnya itu kami butuh bantuan, agar kami masih bisa bertahan hidup, karena sudah lama tidak bekerja mencari uang,” ungkapnya.

Ia berharap, gempa susulan tidak terjadi lagi agar semua pengungsi bisa kembali kerumahnya masing-masing.

“Kami juga tidak mau hidup ditenda pengungsian, tetapi kami takut, ya terpaksa kami hidup ditenda pengungsian,” imbuhnya. (r2/rul)

Komentar

News Feed