oleh

Warga Masih Berkumpul, Polisi akan Tindak Tegas

MAMUJU–Kepala Kepolisian Sektor Kota Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) AKP Suhartono mengancam akan menindak tegas warga yang tidak mengindahkan Maklumat Kapolri tentang larangan berkumpul sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.

”Malam ini lebih pada imbauan terpadu agar masyarakat bisa mematuhi Maklumat Kapolri dengan tidak berkumpul sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19,” kata Suhartono, di Mamuju, Sabtu malam.

Imbauan terpadu yang melibatkan personel, baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan dari Dinas Kesehatan Mamuju itu dilakukan dengan berpatroli ke sejumlah tempat-tempat keramaian di Kota Mamuju, termasuk di kawasan Anjungan Pantai Manakarra yang biasanya ramai dikunjungi warga.

Tim terpadu juga mendatangi sejumlah rumah makan, warung kopi dan tempat-tempat yang banyak dijadikan sebagai tempat berkumpul warga.

Pada kegiatan itu, Kapolsekta Mamuju dengan menggunakan pengeras suara dari dalam mobil, meminta masyarakat agar tidak berkumpul dan jika ingin membeli makanan atau minuman sebaiknya dibungkus kemudian dibawa pulang ke rumah.

”Jadi malam ini, masih bersifat imbauan dan edukasi agar masyarakat paham dan bisa melaksanakan. Tetapi jika besok ditemukan masih ada yang berkumpul dan bergerombol, kami akan mengambil langkah tegas dan terukur. Sudah jelas Maklumat Kapolri, bagi yang tidak mengindahkan, akan dikenai sanksi pidana, yakni penjara selama satu tahun,” ujar Suhartono.

Ia tetap mempersilakan para pedagang untuk melakukan aktivitas berjualan, sepanjang tidak menyediakan tempat bagi pembeli untuk makan dan berkumpul.

”Silakan jika ingin membeli makanan, minum kopi atau berbagai kebutuhan lainnya, tetapi harus dibungkus dan dibawa pulang. Silakan saja para penjual tetap berjualan tetapi harus dibungkus dan dibawa pulang. Jadi yang dilarang adalah berkumpul,” ujarnya pula.

“Langkah ini adalah upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19,” kata Suhartono. (ant)

Komentar

News Feed