oleh

Warga Limboro Dilaporkan Hilang, Diduga Terseret Arus Sungai Mandar

POLEWALI — Seorang warga Dusun Sepang Desa Lembang Lembang Kecamatan Limboro, Sulemana (63) diduga hilang terbawa arus Sungai Mandar yang meluap.

Camat Limboro, Haidir Jamal saat dikonfirmasi, Selasa 12 Januari membenarkan adanya warga yang dilaporkan hilang sejak Senin pagi 11 Januari. Menurut Haidir, korban diketahui meninggalakn rumah saudarnya sejak Senin pagi. Awalnya keluarga tidak lapor karena dikira, korban sementara ke kebun. Nanti keluarga curiga karena korban tak kunjung pulang.

Warga Limboro Dilaporkan Hilang, Diduga Terseret Arus Sungai Mandar

Keluarga juga curiga korban terbawa arus sungai lantaran mendapati sarung yang biasa dipakai korban berada di pinggir sungai.

“Korban diduga hilang terseret air karena ditemukan sarungnya yang tertinggal di pinggir sungai. Apalagi kondisi saat itu sungai sedang meluap,” tutur Haidir.

Terkait hilangnya korban, warga Desa Lembang Lembang melakukan pencarian sejak Senin kemarin. Pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian, BPBD dan Basarnas Mamuju.

Terpisah Kepala BPBD Polman Andi Afandi Rahman membenarkan adanya laporan warga hilang terbawa arus sungai di Lembang Lembang Limboro. BPBD telah menurunkan anggotanya untuk membantu melakukan pencarian.

“Kami juga sudah kontak Basarnas Mamuju untuk datang ke Limboro membantu pencarian,” singkatnya.

Sementara itu, informasi yang didapatkan dari Basarnas Mamuju sudah turun kelokasi kejadian di Limboro, Selasa 12 Januari sekira pukul 10.30 Wita. “Kami menerima laporan dari Kepala Dusun Lembang Lembang Kecamatan Limboro Ismail adanya warga yang diduga hilang terbawa arus di Sungai Mandar,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju Saidar Rahmanjaya.

Basarnas menurunkan satu time rescue yang berjumlah tujuh orang personil untuk melakukan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR).

Saidar memerintahkan anggotanya melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan secara maksimal sesuai SOP. Serta tetap dan selalu mengedepankan standar protokol kesehatan Covid-19.

Salain itu personil yang melaksanakan kegiatan juga harus selalu melaksanakan koordinasi dan komunikasi kepada seluruh unsur potensi SAR yang berada di Lokasi kejadian.

Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju tiba di lokasi sekira pukul 14.45 Wita akan langsung melakukan koordinasi dan segera melakukan pencarian terhadap korban. Hingga Selasa pukul 18.00 Wita korban belum ditemukan. (mkb)

Komentar

News Feed