oleh

Vaksinasi Mesti Tepat Sasaran

MAMUJU — 2.694 petugas kesehatan di Mamuju bakal divaksin untuk tahap pertama. Ketua Komisi III DPRD Mamuju, Masramjaya, mengingatkan agar pemerintah daerah mengikuti petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, terkait sasaran yang akan diberikan vaksin tersebut.

“Tentunya mesti dikelompokkan, siapa yang harus segera divaksin, siapa yang bisa ditunda, dan siapa yang tidak perlu divaksin,” kata Masramjaya, Selasa 5 Januari 2021.

Terkait petugas kesehatan yang akan menjadi prioritas sasaran vaksin, Masramjaya menyampaikan hal tersebut sangat baik, mengingat tenaga medis beresiko tinggi tertular atau menularkan Covid-19, terutama petugas yang rentan berinteraksi dengan pasien.

“Selain tenaga medis, tentunya banyak kelompok-kelompok yang rentan tertular ataupun menularkan virus korona, seperti pekerja sosial, yang dalam aktifitas kerjanya tidak bisa menjaga jarak ataupun masyarakat yang memiliki penyakit bawaan dan berusia 50 tahun keatas, itu juga sangat rentan terhadap penyebaran virus korona,” papar Masramjaya.

Ia berharap, dalam pendistribusian vaksin, tidak ada kendala apapun, dan sesegera mungkin masyarakat luas bisa mendapatkan vaksin tersebut.
“Ya kami sangat berharap pendistribusian ini cepat dan tepat sasaran,” ujar politisi PAN tersebut.

Sementara, Anggota DPRD Mamuju Alfais Muhammad mengungkapkan, pemerintah daerah mesti melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait manfaat vaksin tersebut, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Yang terpenting juga soal data pelayanan, kalau tidak dikelola dengan maksimal bisa menghambat pemberian vaksin,” singkat Alfais. (rez/jsm)

Komentar

News Feed