oleh

Vaksinasi Massal di Polman Belum Tertib Prokes

POLEWALI – Vaksinasi massal bagi Aparat Sipil Negara (ASN) dan honorer pelayanan publik di Polewali Mandar berlangsung lancar, Senin 8 Maret 2021. Tapi sayang, seperti lupa Protokol Kesehatan (Prokes).

Pelaksanaan vaksinasi dengan sasaran tahap pertama sekira 3.000 pelayan publik Polman, berlangsung di Gedung Nusantara Gadis Polewali. Pantauan di hari perdana kemarin, para peserta awalnya tertib mengikuti ketentuan. Berjalan lancar dan teratur.

Ketika sudah berlangsung sejam, peserta mulai membludak sehingga tak lagi menjaga jarak. Kebanyakan berkerumun di meja pertama atau saat mendaftar dan screening.

Para ASN dan non ASN ini berkerumum sesuai instasi masing-masing. Kemungkinan mereka terburu-buru hendak mendaftar untuk mendapat pelayanan vaksinasi. Beberapa kali panitia mengimbau peserta menjaga jarak, tetapi tak diindakan.

Bahkan Kepala Dinas Kominfo Persandian Polman I Nengah Tri Sumadana naik ke atas panggung untuk memberikan imbauan kepada peserta agar memperhatikan protokol kesehatan khususnya jaga jarak dan tak berkerumum.

Tetapi sebagian ASN dan honorer tak menghiraukannya. Petugas Satpol PP yang mengamankan pelaksanaan vaksinasi tersebut juga tidak bisa berbuat banyak, karena sebagaian anggotanya juga ikut divaksin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Haedar yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 menyampaikan pihaknya sudah melakukan pengaturan sebelumnya dengan menerapkan jaga jarak.
Namun Ia tak dapat mengelak kerumunan yang juga terjadi di depan matanya tersebut.

“Kita sudah atur semalam hanya saja memang ada yang berubah sebelumnya. Kita mengatur peserta di luar dan petugas yang di dalam. Tetapi berjalan sejam pelaksanaan berubah dan banyak yang berkumpul walaupun kita sudah ingatkan,” terang Haidar.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua ini ditargetkan selesai dalam tiga hari. Kemudian untuk jajaran Polres Polman akan dimulai Selasa 9 Maret. Pelaksanaan vaksinasi untuk anggota polisi akan dilakukan di Klinik Urdokkes Polres Polman, Selasa pagi. Sebanyak 495 anggota Polres Polman akan mengikuti vaksinasi.

Kemudian Rabu 10 Maret dilanjutkan pelaksanaan vaksinasi bagi anggota TNI di RS Angkatan Darat (AD) Polewali dengan target peserta 312 orang. Sementara itu dalam pelaksanaan vaksinasi massal pelayan publik di Gedung Gadis Polewali dilaporkan ada dua orang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Dua peserta tersebut diberikan bantuan pernafasan setelah mengalami KIPI pasca divaksin. Setelah ditangani tenaga medis, keduanya dirujuk ke RSUD Polewali untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

I Nengah Tri Sumadana membenarkan ada dua peserta vaksinasi sempat mengalami KIPI dengan gejala ringan. “Info dari petugas Dinkes ada dua orang yang mengalami KIPI dan sempat dibawa ke RSUD Polewali. Tetapi hanya gejala ringan, kondisi keduanya sudah membaik setelah ditangani tim medis RSUD Polewali. Keduanya sudah dipulangkan dari rumah sakit. Kemungkinan keduanya kurang tidur dan tidak sarapan pagi sebelum melaksanakan vaksinasi,” terang I Nengah Tri Sumadana.

Hal sama diungkapkan Kabid P2P Dinkes, Haedar. Ia mengatakan dua orang yang mengalami KIPI hanya bergejala ringan. Kedua ASN tersebut hanya dirawat di rumah sakit sekira dua jam kemudian dibolehkan pulanh.

“Tadi ini ada diskusi, ada yang beranggapan bahwa untuk kasus KIPI ringan tidak usah dirujuk, biar ditangani di ruang KIPI yang disediakan di Gedung Gadis saja. Namun sebagian tenaga kesehatan menginginkan dirujuk untuk mengantisipasi hal hal yang tak diinginkan. Alhamdulillah setelah dua jam ditangani sudah membaik dan dipulangkan dari rumah sakit,” jelasnya.

Salah seorang peserta vaksinasi, Ruslan mengaku awalnya ragu mengikuti vaksinasi. Karena Ia phobia jarum suntik. Seumur hidupnya hanya satu kali disuntik waktu mau disunat.

“Awalnya saya takut disuntik tapi sehingga ragu mengikuti vaksinasi. Tapi Alhamdulillah bisa terlewati dengan baik,” ujar Kepala UPTD Pengujian Kendaraan ini. Sementara peserta lainnya merasa selalu mengantuk dan rasa ingin tidur setelah divaksin. (arf/mkb/rul)

Komentar

News Feed