oleh

Vaksinasi Berjalan Optimal, Ekonomi Tumbuh Maksimal

MAMUJU — Gerakan vaksinasi untuk menangkal penyebaran covid-19 di Indonesia, terus berjalan. Hal ini mendapatkan dukungan dan apresiasi positif dari kalangan pengusaha.

Sebab, dengan makin gencarnya vaksinasi maka kegiatan ekonomi pun akan terpacu. Beragam aktivitas ekonomi akan mulai kembali normal, seiring tingginya angka capaian vaksinasi covid-19.

Hal tersebut disampaikan salah satu pengusaha papan atas Sulbar, Charlie Wijaya. Bos dari grup PT Karya Mandala Putra (KMP) tersebut mengakui, sejak gencarnya program vaksinasi di Indonesia, khususnya di Sulawesi Barat, maka roda ekonomi kembali membaik.

“Sangat beda dengan ketika pandemi covid baru menghantam kita. Ekonomi betul-betul lesu. Pendapatan kita hanya bisa berada di angka 10 persen jika dibandingkan dengan sebelum masa pandemi,” ujarnya saat ditemui di kolam renang Grand Maleo Hotel and Convention Mamuju, akhir pekan lalu.

Menurutnya, saat ini, masyarakat sudah mulai berani melakukan beragam aktivitas. Kondisi itu membuat berbagai macam unit usaha kembali tumbuh. Salah satunya, restoran dan kolam renang yang berada di hotel terbesar di Sulawesi Barat itu.

“Meskipun kita tetap harus mengedepankan protokol kesehatan, yaitu 5M (menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas hingga menghindari kerumunan) namun aktivitas masyarakat sudah mulai terlihat. Itu membuat pelaku usaha pun kembali bergairah,” ujarnya.

Olehnya, Ia berharap agar masyarakat patuh terhadap program vaksinasi ini. Dan tidak terpengaruh dengan informasi hoaks yang menyebar. “Banyaknya hoaks membuat masyarakat khawatir atau ragu. Padahal, dengan vaksinasi kita menjadi lebih kuat menghadapi virus corona,” urainya.

Dengan vaksinasi, rasa percaya diri menghadapi covid makin tinggi. Sehingga menambah semangat untuk kembali ke kehidupan normal. “Saat ini, laju perkembangan usaha mulai mencapai 70 persen. Namun memang karena gempa besar di Sulbar beberapa waktu lalu, kita belum bisa maksimal betul,” pungkasnya. (dir)

Komentar

News Feed