oleh

Vaksin Terbatas, Nakes dan Dokter Diutamakan

SUNGGUMINASA–Vaksinasi segera dimulai. Tenaga medis yang paling diutamakan, sebagai garda terdepan penanganan COVID-19.

Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni mengatakan, karena jumlah vaksin masih cukup terbatas, maka vaksinasi mengutamakan tenaga medis. Mengingat, mereka yang berada paling depan menangani virus ini.

“Kita berharap mendapat jatah yang banyak. Tetapi ini masih tahap awal, maka tenaga medis yang cukup banyak di Gowa diutamakan. Mereka garda terdepan,” kata Abd Rauf Malaganni saat mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Vaksin Covid-19 dan Penegakan Protokol Kesehatan Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri secara virtual zoom di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Selasa, 5 Januari.

Vaksin merk Sinovac asal China ini rencananya mulai digunakan 15 Januari. Jatah untuk Kabupaten Gowa sebanyak 2.155 dosis. ”Semoga hadirnya vaksin ini dapat menghentikan penyebaran virus. Tetapi kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Gowa, Andi Lukman Dg Naba mengatakan, vaksinasi mengutamakan tenaga medis sudah sangat tepat. Mengingat, tenaga medis yang sangat sibuk dan berhadapan langsung dengan pasien.

Dengan vaksinasi ini bebernya, tenaga medis setidaknya dapat terlindungi. ”Karena memang belum cukup hanya menggunakan APD. Karena tenaga medis kita sudah banyak yang terpapar bahkan meninggal dunia,” kata Dg Naba.

Apalagi lanjutnya, jatah vaksin yang kabarnya masih cukup terbatas. ”Syukur jika yang ada ini mencukupi untuk tenaga medis. Dan tentu kami berharap jumlahnya cukup bahkan lebih, sehingga masyarakat juga bisa dapat,” imbuhnya.

Berdasarkan data terkahir, jumlah kasus terkonfirmasi di Kabupaten Gowa sebanyak 502 orang, pasien sembuh sebanyak 1.622 orang dan meninggal dunia sebanyak 54 orang. Angka yang terkonfirmasi terus meningkat sejak Desember 2020.

KAWAL VAKSIN COVID
Terpisah, personel Polres Maros menurunkan puluhan personelnya mengawal kedatangan vaksin Covid-19 di Bandara Sultan Hasanuddin, Selasa dini hari, 5 Januari.

Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon mengatakan, bersama personel Polda Sulsel. Pihaknya menurunkan 64 personel selama penjemputan vaksin yang tiba di terminal Cargo Bandara Sultan Hasanuddin itu.

”Dengan menggunakan pesawat batik Air, sebanyak 30.000 ribu vaksin Covid-19 tiba dengan pengawalan ketat aparat gabungan,” ujarnya. (ans-fit/ham)

Komentar

News Feed