oleh

Usaha Jasa Kurir Menjamur di Mamuju

MAMUJU – Usaha dibilang jasa pengantaran barang atau lebih dikenal dengan istilah kurir samakin menjamur di Kota Mamuju.

Kebiasaan baru masyarakat berbelanja via online membuat usaha jasa kurir semakin dilirik oleh masyarakat, terutama anak muda.

Seperti, Fahmi yang masih duduk di bangku kuliah semester lima, ia mengaku telah menjejaki usaha tersebut sejak Juni 2019.

Ide usahanya muncul ketika ia melihat usaha tersebut memiliki penghasilan yang lumayan.

“Ya daripada tidak ada dikerja, kalau jam kuliah kosong saya sisipi lagi antar pesanan,” kata Fahmi saat ditemui di salah satu warung makan di Jl. Pababari Mamuju, Selasa 22 September.

Awal mula ia memulai usaha omset yang ia dapatkan dalam sehari bisa mencapai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

“Tapi sekarang kurir di Mamuju ini semakin banyak, jadi penghasilan juga agak sedikit berkurang, ya paling sehari Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu,” beber Fahmi.

Selain Fahmi, seorang warga di Jl A.P Pettarani Muslimin mengaku baru memulai usaha jasa kurir dimasa awal pandemi, sebelumnya ia bekerja disalah satu kantor swasta, namun karena pandemi ia dirumahkan untuk sementara.

“Daripada saya menganggur, mending saya jadi kurir, lumayan bisa menutupi kebutuhan sehari-hari,” kata laki-laki yang akrab dipanggil Imin.

Imin mengungkapkan, banyak kisah suka dan duka menjadi seorang kurir, dari dimarahi pelanggan, kehujanan hingga diberi imbalan lebih pernah ia alami.

“Paling susah itu kalau lagi mengantar paket tiba-tiba hujan, barang punya pelanggan basah, biasa ada yang marah-marah, ya itu memang sudah jadi risiko saya,” pungkas Imin. (m5/rul)

Komentar

News Feed