oleh

UNM Siap Bantu Pemkab Tingkatkan SDM di Majene

MAJENE – Universitas Negeri Makassar (UNM) berupaya membantu Pemkab Majene untuk meningkatkan SDM masyarakat. Melalui pengiriman mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) terpadu UNM, diharapkan berdampak positif dalam peningkatan SDM khususnya di sekolah dan lokasi tempat mahasiswa KKN.

Hal ini terungkap ketika Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele menerima rombongan Rektor UNM Prof Husain Syam saat melakukan suvervisi pelaksanaan KKN Reguler Angkatan XLV dan KKN PPL Terpadu Angakatan XXIII UNM di Kabupaten Majene di ruang pola Kantor Bupati, Rabu 15 Desember 2021.

Rombongan UNM dipimpin Rektor Prof. Dr Husain Syam, didampingi tiga Wakil Rektor UNM, Ketua Senat UNM, Dekan dan Direktur Program Pasca Sarjana, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Ketua SPI, Direktur ICT, Ka Prodi Pendidikan Profesi Guru, Kepala Pusat KKN UNN, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta perwakilan mahasiswa KKN Reguler dan Terpadu UNM di lima kabupaten di Sulbar.

Dalam kesempatan tersebut ketua posko penaggungjawab tiap kabupaten menyampaikan berbagai proges pelaksanaan kegiatan KKN selama dua bulan ini. Diantaranya kegiatan mengajar di sekolah. Penyuluhan Covid-19, peremajaan fisik sekolah, porseni, pembuatan RPP, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bakti sosial dan kegiatan lainnya.

Andi Achmad Syukri mengapresiasi kehadiran para petinggi UNM yang merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia Timur. Andi Syukri mengaku kehadiran KKN UNM di wilayahnya sangat bermanfaat dan membantu pemerintah daerah meningkatkan SDM masyarakat.

“Saya berharap kolaborasi dan networking yang selama ini terjalin akan semakin baik kedepannya. UNM tetap mempercayakan mahasiswanya untuk melaksanakan KKN di Majene.” ungkap Andi Syukri, Rabu 15 Desember.

Menurut Andi Syukri kegiatan ini sangat bermanfaat, dan sejalan dengan program pemerintah daerah menuju Majene Unggul, Mandiri dan Sejahtera.

Rektor UNM Prof Dr Husain Syam berkomitmen kedepan, kerjasama tersebut harus berlanjut bahkan tidak boleh putus. Setelah pelaksanaan KKN untuk gelombang ini, langsung di isi untuk KKN selanjutnya. “Majene ini memang sangat berkesan kenapa lebih banyak jumlah mahasiswa yang kami tempatkan disini, ” ungkapnya.

Ia melanjutkan, Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar sudah seharusnya mendapatkan porsi yang besar khususnya dalam membantu tenaga pendidik di sekolah dalam mengakselerasi program pendidikan yang berkualitas dan merata.

Diakhir acara penampilan kesenian mandar “sayang-sayang” oleh mahasiswa KKN UNM membuat acara semakin semarak. Terlebih saat satu persatu saweran mulai dari bupati, rektor dan para civitas akademika UNM bergantian memberi saweran kepada gadis berbaju adat Mandar “Bayu Pokko”. (mab/mkb)

Komentar

News Feed