oleh

Tuntutan Dikabulkan, Unsubar Turunkan UKT

MAJENE – Tuntutan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) untuk menurunkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) akhirnya terkabul.

Penurunan UKT disepakati melalui pertemuan antara mahasiswa dan Rektor Unsulbar di aula Tasha Center, Rabu 17 Juni. Penanggungjawab A Muh Asrul Mawardi mengatakan, kedua pihak telah menyepakati beberapa poin. Diantaranya, penurunan UKT sebesar 50 persen, mulai semester ganjil atau semester depan.

Sementara wacana pemotongan UKT sebesar Rp200 ribu, yang juga sebelumnya mendapat penolakan mahasiswa, akan diberikan keringanan. Mahasiswa dibolehkan mengajukan pembebasan UKT melaluisurat permohonan orang tua. Kemudian tim akan meninjau untuk menentukan tingkat kewajaran. “Apakah permohonan dikabulkan atau tidak,” jelasnya, Kamis 18 Juni.

Selanjutnya, sambung Asrul, pihak kampus akan segera merilis SOP terkait KKN Mandiri gratis atau tidak dipungut biaya. Terkait pemberian nilai yang juga jadi tuntutan mahasiswa, akan disusul dengan surat. “Yang pasti tidak boleh memberatkan mahasiswa,” ucapnya.

Kemudian pihak kampus juga akan mengklarifikasi dana praktek. Untuk kuliah daring di Semester Depan akan menggunakan E-learning Unsulbar dan bebas kuota. “Jadi kami setuju dengan hasil audiens tersebut,” tambahnya.
Ia menegaskan, mahasiswa akan tetap mengawal hasil audiens tersebut. Semoga hasil kesepakatan itu segera terealisasi dan disusul surat edaran atau surat keputusan resmi dari pihak kampus. (r2/kdr)

Komentar

News Feed