oleh

Tunggu Mendagri Bahas Sengketa Perbatasan Sulbar-Sulteng

PASANGKAYU–Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah (Sulteng) masih bersoal tapal batas. Perundingan yang sudah tahunan ini, masih belum ada kesepakatan, dimana titik batas sebenarnya. Titik batas yang kini bersengketa di Desa Pakawa, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memfasilitas perundingan tersebut, diskors sebelum Pemilu 17 April lalu. Forum ini akan dilanjutkan setelah Pemilu. Namun, sampai sekarang belum panggilan dari pemerintah pusat untuk melanjutkan pembahasan belum terdengar.

Asisten I Pemprov Sulbar Muh. Natsir mengatakan, Mei lalu, pihak Pemkab Donggala dan Pemprov Sulteng sempat mengajukan persetujuan perubahan tata ruang dan wilayah ke Sulbar. Tapi, ditolak. “Saya bertanya kepada mereka, apakah pengajuan perubahan itu mengacu pada Permendagri 52 Tahun 1991 atau Permendagri 60 Tahun 2018? Mereka menjawab, mengacu pada Permendagri 60 tahun 2018,” terang Muh Natsir, Sabtu 6 Juli.

“Saya jawab ke mereka, kalau itu menjadi dasar, secara tegas Sulbar tidak menerima. Karena Permendagri 60 Tahun 2018 telah ditunda pemberlakuannya dan akan ditinjau ulang. Dan saya tegaskan juga, tapal batas antara Kabupaten Pasangkayu dan Kabupaten Donggala itu dikembalikan ke Permendagri 52 Tahun 1991 dan berstatus kuo,” tegasnya.

Karena belum adanya kejelasan dari Kemendagri soal pembahasan lanjutan tapal batas wilayah Sulbar-Sulteng, mantan Sekkab Pasangkayu itu akan menanyakannya ke Kemendagri pada pertemuan 19 Juli nanti. “Dalam waktu dekat saya ada pertemuan dengan Kemendagri yakni 19 Juli, soal penegasan batas antara Sulbar dan Sulsel di wilayah Mamasa-Pinrang, Polman-Pinrang, dan Mamasa-Toraja Utara. Saya akan manfaatkan waktu untuk koordinasi dengan Direktur Bina Wilayah Kemendagri,” jelasnya.

Natsir berharap, untuk menuntaskan sengketa tapal batas ini, sinergitas Pemkab Pasangkayu sangat dibutuhkan dan tidak jalan sendiri-sendiri baik itu koordinasi dengan pemerintah pusat atau berdialog dengan Pemkab Donggala atau Pemprov Sulteng. (r3)

Komentar

News Feed