oleh

Tunggu Izin, PCR Swab Sudah Berbulan-bulan Menganggur

PASANGKAYU–Penggunaan Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab COVID-19 yang dibeli Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, tahun 2020 hingga kini belum difungsikan. Dinas Kesehatan Pasangkayu beralasan, lantaran izin penggunaanya belum keluar.

PCR yang kini jadi pajangan di laboratorium RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Pasangkayu itu, membuat DPRD Pasangkayu gerah. Karena semestinya alat pendeteksi virus corona sudah difungsikan.

“Kami masih menunggu izinnya terbit. Setahu saya izin sudah diupayakan dinas kesehatan,” jelas Welly Patana Salu, Direktur RSUD Pasangkayu di depan Ketua Komisi I DPRD Pasangkayu, Andi Enong, 29 Mei, lalu.

Menurut Andi Enong, mereka sengaja datang karena ingin melihat langsung PCR yang disimpan laboratorium RSUD Pasangkayu. Selain itu, untuk memastikan merek, dan spesifikasi produknya. Apa lagi anggarannya miliaran rupiah.

“Jangan sampai alat ini mubazir karena tidak difungsikan, jadi kami akan mendesak Dinkes, untuk segera mengurus izinnya,” tegasnya.

Komentar

News Feed