oleh

Tujuh Hari Pencarian, Petani Mateng tak Ditemukan

MAMUJU — Hingga hari ketujuh pencarian, petani Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah atas nama Nurdin belum juga ditemukan.

Pencarian oleh tim Basarnas Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat dilakukan sejak pihak Basarnas menerima laporan pada 24 Maret, lalu.

Menurut Kepala Basarnas Mamuju, Djunaidi, Nurdin yang berusia 57 tahun menuju kebunnya sejak 22 Maret, lalu.

“Awalnya, korban pergi ke kebun. Namun hingga dua hari korban tidak kunjung kembali ke rumah dan akhirnya keluarga korban melapor. Kamipun langsung melakukan pencarian pada Selasa (24/3),” jelas Djunaidi, dalam keterangan resminya, kemarin.

Pencarian selama tujuh hari dilakukan oleh Basarnas Mamuju, Brimobda Sulbar, Polres Mateng, Koramil Karossa, Dinsos Mateng, Damkar Mateng, KPA Cakrawala, PMI Mateng bersama masyarakat setempat.

“Tim yang berada di lapangan tidak berhasil menemukan tanda-tanda korban, padahal kami sudah melakukan penyisiran hingga sepanjang 4 Km ke wilayah yang memungkinkan korban menuju ke sana. Namun nihil. Sehingga diputuskan untuk menghentikan pencarian,” jelas Djunaidi, Selasa 31 Maret.

PERSIAPAN penyisiran area dan proses pencarian di beberapa titik oleh tim Basarnas Mamuju. (dw/ist)

Sesuai waktu pencarian (SOP Basarnas) hanya tujuh hari, jika tidak ditemukan tanda tanda korban maka pencarian akan dihentikan dan ditutup sesuai dengan kesepakatan keluarga. (rul)

Komentar

News Feed