oleh

Tugas Satgas Penanganan Bencana Berakhir, Wagub Apresiasi Kinerja TNI AD

MAMUJU – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam TNI-AD, sudah berakhir masa tugasnya dalam penangan pascagempa di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulbar.

Sabtu 31 Maret 2021, Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar menghadiri upacara pelepasan Satgas Penanggulangan Bencana Alam TNI-AD di Dermaga Lanal Mamuju.

Dalam kesempatan ini, Enny menyampaikan bahwa di tengah kondisi menghadapi pandemi Covid 19 yang bersifat non alam, Sulbar juga dilanda bencana gempa bumi 6,2 magnitudo yang memporak-porandakan Mamuju dan Majene. Bahkan bencana itu menelan 107 nyawa, 278 orang luka berat, dan luka ringan mencapai 13.025 orang. Tidak itu saja, sejumlah infrastruktur rusak. Baik fasilitas pemerintah, swasta, maupun milik masyarakat.

“Berkat dukungan penuh dari TNI-AD yang telah bekerjasama melakukan evakuasi atau penyelamatan korban, bantuan alat berat dalam upaya membuka akses di daerah terisolir, dan membantu masyarakat dalam meruntuhkan bangunan rusak, serta membersihkan puing-puing secara sukarela yang dilaksanakan Yonzipur 8/SMG sebanyak 11 bangunan dan Yonzikon 14/SWS sebanyak 35 bangunan, bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun hal ini dapat teratasi dengan baik,” ucap Enny.

Enny menuturkan, bantuan TNI bagi warga Sulbar sangat bermanfaat. Olehnya itu atas nama Pemprov Sulbar, Enny menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan seluruh jajaran TNI atas segala upaya dan dedikasinya dalam membantu.

“Dari 15 Januari sampai 13 Maret 2021, kurang lebih dua bulan kita bersama-sama di Sulbar. Tentunya banyak hal-hal yang kurang berkenan selama dalam menjalankan tugas penaganan gempa bumi. Untuk itu saya atas nama pemerintah dan masyarakat menghaturkan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh personel TNI-AD yang akan kembali ke Jakarta. Selamat jalan, semoga tiba dengan selamat dan dapat bertugas kembali seperti biasa,” tuturnya.

Pangdam XIV TNI AD Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota satgas yang selama ini menjalankan tugas di Sulbar.

Dengan berbagai pengalaman dan keberhasilan dalam melaksanakan misi kemanusiaan di Sulbar, Sumangerukka berharap hal itu dapat menjadi bekal untuk bekerja dalam menyongsong tugas-tugas pengabdian yang akan datang.

“Kalian adalah patriot bangsa, karena kalian masyarakat yang terkena musibah dapat terbantu. Keberhasilan yang dicapai selama ini merupakan tugas mulia. Oleh karena itu, hal ini jangan menjadi bagian dari kegagalan, karena pengalaman yang di dapat selama ini menjadi pengalaman berharga untuk tugas-tugas selanjutnya. Selamat jalan dan selamat kembali ke kesatuan masing-masing,” ucap Andi Sumangerukka.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Sulbar atas dukungan yang diberikan kepada Satgas Penanggulangan Bencana selama berada di provinsi ini.

“Dengan rasa bangga, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada Pemprov Sulbar yang telah memberikan dukungan kepada Satgas dan Kepada Lanal Mamuju dan seluruh elemen yang menyiapkan sarana untuk Upacara Pelepasan Satgas Penanggulangan Bencana,” tutupnya. (*/ham)

Komentar

News Feed