oleh

TKN Bubar, Parpol Berharap Koalisi Tetap Solid

JAWAPOS.COM–Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf dijadwalkan membubarkan diri hari ini, Jumat 26 Juli. Namun, koalisi parpol dan relawan yang membangun tim itu berharap tetap bisa solid dalam mengawal pemerintahan Jokowi pada periode kedua.

Jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily menyatakan, tim kampanye telah berhasil mengantarkan Jokowi kembali memimpin Indonesia lima tahun mendatang. Kini, tidak ada lagi tugas TKN. ”Kami sudah merampungkan tugas dengan baik,” terangnya kepada Jawa Pos, 25 Juli.

Menurut politikus Partai Golkar itu, pembubaran TKN tidak perlu menunggu sampai pelantikan presiden dan wakil presiden. Setelah ini, semua anggota TKN akan kembali ke tempat asal masing-masing. Namun, dia berharap komunikasi tetap terjaga dalam mengawal pemerintahan lima tahun mendatang.

Wakil Sekretaris TKN, Veryy Surya Hendrawan menambahkan, acara pembubaran akan dilakukan di salah satu restoran di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Ketua, wakil ketua, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, wakil bendahara, direktur, wakil direktur, dan para juru bicara akan hadir dalam acara itu. ”Penugasan selanjutnya dalam format lain untuk mendukung pemerintahan. Tentu saja menunggu arahan presiden dan wakil presiden Pak Jokowi dan Romo Kiai Ma’ruf Amin,” terang Sekretaris Jenderal DPP PKPI itu.

Senada, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko membenarkan, tim pemenangan secara resmi akan dibubarkan hari ini. Karena itu, kemarin Sekjen-Sekjen partai koalisi berkumpul untuk menyiapkan segala sesuatunya. Moeldoko tidak menampik adanya pembicaraan arah koalisi ke depan, termasuk peluang masuknya partai-partai lain dalam koalisi. ”Bisa saja berkembang ke arah sana, karena politik ini sangat dinamis,” terangnya di kompleks istana kepresidenan kemarin.

Disinggung mengenai soliditas koalisi, Moeldoko hanya menjawab diplomatis. Saat di Lemhannas, pihaknya mencoba mendiskusikan kemungkinan adanya koalisi permanen. ”Ternyata politik ya begitulah. Tidak ada sesuatu yang permanen, semuanya sangat dinamis. Para pihak yang terlibat dalam politik selalu mencari keseimbangan baru,” ujarnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih yakin koalisi yang terbangun sudah cukup baik. Bahkan, dia menyebut bisa saja koalisi menjadi plus-plus. ”Bisa saja koalisi yang kemarin terbangun, setelah itu ada tambahan lagi. Itu namanya plus,” tambahnya. (lum/byu/c17/fat)

Komentar

News Feed