oleh

Tingkatkan Produktivitas IKM, Gubernur Serahkan Mesin Pengemasan Sagu

POLMAN – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyerahkan bantuan mesin pengemasan sagu kepada Industri Kecil Menengah (IKM) Cahaya Duta Palili di Desa Basseang, Kecamatan Matakali, Sabtu 7 Maret 2020.

“Kita berharap mesin ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga produksi tepung sagu utamanya dalam mengemas bisa lebih cepat. Dengan demikian, permintaan dari luar bisa lebih cepat dikirim, dan kemasannya juga sudah lebih bagus,” kata Ali Baal.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar didampingi para Kepala Dinas memantau produk tepung sagu.

Ali Baal meminta kepada Cahaya Duta Palili untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengolahan sehingga pemasarannya bukan hanya lokal, tapi juga bisa dieksport ke luar negeri.

Kepala Disperindagkop dan UKM Sulbar Amir Maricar mengatakan, pembagian bantuan alat pengemasan sagu untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sagu terutama dalam pengemasannya. Selain itu, pembagian bantuan juga merupakan janji politik Gubernur Sulbar untuk peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Selama ini pengemasan produk masih secara manual sehingga memakan waktu yang lama. Semoga dengan adanya bantuan mesin ini bisa lebih mempercepat pengemasan,” ujarnya.

Amir menambahkan, dalam waktu dekat, pihaknya kembali membagikan bantuan peralatan ke enam kabupaten se-Sulbar, berupa mesin jahit, alat pengemasan produk, penggiling bakso, oven roti dan lainnya. Bantuan ini berdasarkan permintaan masyarakat kepada gubernur saat melakukan kunjungan kerja.

“Semua bantuan yang kita berikan ini bukan berupa hibah, namun merupakan bantuan peminjaman ke pelaku usaha agar usahanya tambah meningkat. Jadi kita terus melakukan evaluasi, kalo ternyata kemudian hari bantuan alat ini tidak dimanfaatkan dengan baik, maka akan kita tarik dan dipindahkan ke orang yang lebih membutuhkan, agar tepat sasaran,” ujarnya.

“Kita berharap, setelah membagikan bantuan peralatan kepada pelaku usaha, dapat meningkatkan pendapatan mereka.

Pembina IKM Cahaya Duta Palili, Abd. Thalib meyakini, dengan adanya mesin pengemasan sagu tersebut, produksi yang dihasilkan bisa meningkat hingga 10 ton perminggu. Dengan demikian, banyaknya permintaan dari luar bisa terpenuhi.

“Permintaan sagu dari luar sudah sangat banyak, bahkan dari Papua, permintaannya sebanyak 50 ton. Insyaa Allah terpenuhi. Kualitas yang kita hasilkan juga sudah lebih baik. Hanya saja, dengan kondisi musim hujan saat ini, kita terkendala pengeringannya,” tutupnya. (ian/rs)

Komentar

News Feed