oleh

Tingkatkan Antisipasi Hadapi Covid-19

TOPOYO – Saat ini, wilayah Mamuju Tengah (Mateng) berada di zona hijau covid-19. Meski begitu, Pemkab Mateng tak ingin kecolongan.

Pemerintahan yang saat ini dipimpin Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Andi Bau Akram DAI ini mencoba mencari formulasi. Tujuannya yakni menghadang agar covid-19 tak lagi menjangkiti wilayah Bumi Lalla’ Tassisara’ tersebut.

Kamis 1 Oktober, pagi, Akram memimpin rapat koordinasi dalam rangka mencari formulasi baru, dalam meningkatkan kewaspadaan penyebaran virus korona.

Dikatakan Akram, perlu difokuskan saat ini yakni pemerintah mesti memiliki formulasi baru menghadapi wabah yang masih mengintai.

“Formulasi itu, memperbaharui keanggotaan dalam gugus tugas penanganan covid-19,” tutur Akram saat dikonfirmasi, Kamis 1 Oktober.

Selain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim kesehatan, personel polisi dan TNI, juga akan melibatkan sektor pendidikan agar memantau proses belajar-mengajar di tengah pandemi. Pelibatan para pengusaha serta unsur media juga sangat penting, agar update memberi informasi yang akurat.

Kemudian, antisipasi yang akan dilakukan adalah mengimbau lapisan masyarakat tak memborong bahan pokok secara berlebihan. Sementara pedagang agar tidak menimbun bahan pokok. Serta kembali melakukan penyemprotan desinfektan di fasilitas umum dan pembagian masker pada masyarakat saat melakukan patroli yustisi. Terakhir, menentukan rumah sakit khusus dalam merawat pasien covid-19.

“Kita harus tetap siap menghadapi bahaya covid-19, serta dampaknya,” tandas Akram.

Dampak dari covid-19 ini, katanya, tentu menimbulkan perputaran ekonomi yang stagnan. Sehingga krisis di masyarakat semakin berkepanjangan. Ancaman PHK semakin banyak dan pelaku usaha kecil sulit bangkit dari krisis. “Olehnya, kami akan tetap menanggapi semua persoalan itu,” ungkapnya. (**)

Komentar

News Feed