oleh

Tim Kembali Sasar Pengendara tak Bermasker

MAJENE – Pelaksanaan Operasi Yustisi di wilayah Kabupaten Majene tak berjeda. Jumat 24 Oktober, pagi tim dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Linmas Majene kembali menggelar operasi.

Kali ini, tim menyasar pengendara yang melintas di depan Kantor Bupati Majene, Jalan Gatot Subroto, Lingkungan Pesanggrahan Kecamatan Banggae Timur. Tim mencegat pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di wilayah yang terbilang cukup ramai tersebut.

Jika didapati ada yang tak menggunakan masker, maka akan diberhentikan untuk diberikan permakluman. “Selain memberi peringatan, kami juga menerapkan hukuman fisik berupa push-up bagi warga yang bandel.

Langkah ini kami lakukan agar warga masyarakat benar-benar sadar akan pentingnya mengikuti potokol kesehatan,” sebut Kepala Seksi Kerjasama, Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Satpol PP & Linmas Majene Muhammad Irfan, kepada Radar Sulbar.

Ditegaskannya, Pemkab Majene telah menerbitkan Perbup Nomor Nomor 23 tahun 2020 yang mengatur mengenai penegakan disiplin dan pelaksanaan protokol kesehatan terkait Covid-19. Sosialisasi regulasi ini telah gencar dilakukan pada sejumlah area publik. Diharapkan kepada masyarakat untuk betul-betul patuh dan tidak menganggap remeh.

“Ini demi keselamatan jiwa dan kesehatan kita semua. Kami selaku aparat Pemkab Majene akan menegakkan aturan dengan cara humanis serta edukatif,” sambungnya.

Ditanya mengenai target waktu pelaksanaan Operasi Yustisi ini, Irfan menyebutkan bahwa belum ada keputusan terkait hal itu. “Selama masih dianggap perlu, maka kami akan terus menjalankan Operasi Yustisi ini sesuai dengan arahan pimpinan dan tentu sesuai kaidah-kaidah yang telah diatur dalam regulasi,” kuncinya. (dir)

Komentar

News Feed