oleh

Tiga Dusun Terisolasi Akibat Tanah Longsor, PUPR Mamasa Kerahkan Alat Berat

MAMASA – Sempat terisolasi selama beberapa hari pasca bencana alam banjir bandang dan longsor di Desa Rippung Kecamatan Messawa Kabupaten Mamasa. Tiga dusun di Desa Rippung yakni Malluaya, Rattedonan dan Talmin sudah tidak terisolasi. Jalan menuju tiga dusun tersebut sudah terbuka dan kendaraan biasa melintas.

Pembersihan material longsor ini dilakukan masyarakat dengan melibatkan anggota Kodim 1428 Mamasa. Kodim 1428 Mamasa menerjunkan anggotanya untuk turut membantu masyarakat membersihkan material longsor. Selain itu Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Mamasa mengerahkan dua alat berat membersihkan material longsor.

Dandim 1428 Mamasa Letkol Inf Stevi Palapa mengatakan pihaknya membantu pemerintah daerah dan masyarakat untuk turun dalam pembersihan jalan menuju tiga dusun yang terisolir akibat longsor.

“Sebanyak 14 orang anggota Kodim Mamasa diturunkan bersama masyarakat yang di pimpin langsung Danramil Sumarorong,”ujar Letkol Inf Stevi Palapa, Rabu 14 Oktober.

Kegiatan karya bakti yang dilaksanakan dalam rangka membantu masyarakat membersihkan material tanah longsor yang menutup jalanan di Dusun Ratte Danoan Desa Rippung. Karya bakti dilaksanakan untuk mempermudah akses keluar dan masuk masyarakat.

“Sudah dua hari ini anggota Kodim bersama masyarakat membuka akses jalan yang menghubungkan dusun Ratte Danoan menuju Desa Rippung,” tambahnya.

Dandim Stevi Palapa berbarap agar masyarakat dapat memperhatikan kelestarian lingkungan, dan juga masyarakat yang ingin bangun rumah agar memperhatikan yang berada dilereng gunung.

“Kemarin pihaknya juga membantu masyarakat untuk membuat jembatan darurat untuk dapat dilalui masyarakat menuju gereja,” tambahnya.

Dua alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Mamasa dikerahkan ke lokasi untuk membersikan material longsoran berupa tanah liat bercampur batu serta pohon tumbang yang menutup akses jalan.

Banyaknya titik longsoran hingga pembukaan akses tidak cukup dilakukan dalam sehari. Selasa 13 Oktober, dua alat berat sudah berada di lokasi mulai melakukan pembersian hingga Rabu kemarin.

Kepala Dinas PUPR Mamasa Daud Tandiarruan mengatakan dengan adanya alat berat yang sudah berada di lokasi dapat bekerja maksimal agar jalan akses jalan yang menutup tiga dusun di Desa Rippung segera terbuka.

“Kita berharap jalan ini segera terbuka karena merupakan akses satu satunya perekonomian warga di tiga dusun yang sudah berapa hari terisolir “ungkapnya.

Ditargetkan dalam waktu dekat jalur sepenuhnya terbuka. Setidaknya ada tiga puluh titik longsoran menutup akses jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer.

Selain akses jalan yang tertutup, empat tiang listrik tumbang hingga mengakibatkan ratusan Kepala Keluarga (KK) diwilayah itu mengalami pemadaman sejak lima hari lalu. (r4/mkb)

Komentar

News Feed