oleh

Tertibkan Pedang yang Menempati Bahu Jalan dan Trotoar

MAJENE–Sudah satu pekan ini, para pedagang kaki lima dan toko yang menempati bahu jalan dan trotoar berjualan di Pasar Sentral Majene ditertibkan. Pedagang kerap menggunakan bahu jalan dan trotoar berjualan diminta kesadarannya untuk masuk ke dalam pasar.

Bagi pedang kaki lima atau yang lainnya, tidak mengindahkan bakal kena sanksi tegas. Bahkan, Satpol PP Pemkab Majene, akan melakukan pengawas. “Yang jelas semua barang yang dianggap mengganggu kelancaran lalu lintas kita rapikan,” jelas Kepala Bidang Trantip Dinas Satpol PP, Rusman, Selasa 23 Juli.

Menurut Rusman, pengawasan terhadap pedagang, baik di belakang pasar diperketat. Mulai dari pukul 07.00 WITA petugas gabungan Satpol PP, Dishub dan Dispenda, sudah berdiri dilokasi melakukan pengawasan. “Alhamdulillah, para pedang kaki lima sudah masuk ke dalam pasar. Ini akan diawasi hingga tiga bulan kedepan agar mereka terbiasa disiplin,” jelas Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Majene, Djazuli Muchtar, saat ditemui di Pasar Sentral.

Tak ketinggalan Plt Kepala Dinas Satpol PP, Zainal Arifin turun memantau kondisi pasar. Jika, petugas gabungan masih mendapati pedagang membandel dagangannya akan diangkut. “Kita bawa ke kantor dan akan diberikan kembali setelah pemiliknya menandatangani perjanjian supaya ada efek jera pedagang pembandel,” ujarnya. (r2)

Komentar

News Feed