oleh

Terbukti Nyoblos Dua Kali, Ketua KPPS Desa Ihing Masuk Bui

POLEWALI–Ketua KPPS TPS 2, Desa Ihing, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi barat, harus rela masuk bui, alis penjara. Syaharuddin alias Bapak Alfin bin Rasyid, terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan pencoblosan dua kali pada Pemilu 17 April, lalu.

Untuk mempertanggujawabkan perbuatan Syaharuddin, Jumat 31 Mei, malam, harus rela eksekusi oleh Kejari Polman untuk dijebloskan ke penjara. Atas putusan Pendadilan Negeri (PN) Polewali Mandar, Syahruddin divonis empat bulan kurungan, subsidair satu bulan kurungan, dan denda sebesar Rp5.000.000

Pada sidang putusan majelis hakim yang diketuai Oka Saputra, Senin 27 Mei lalu, Syaharuddin yang merupakan Ketua KPPS TPS 2, Desa Ihing, Kecamatan Bulo, terbukti secara sah dan menyakinkan, melakukan pencoblosan sebanyak dua kali, di dua TPS berbeda. Yakni di TPS 1 Ihing dan TPS 3 Ihing. Saat mencoblos di TPS 1 Ihing, menggunakan undangan warga lain pada Pemilu 17 April, lalu.

Kasi Intel Kejari Polewali Mandar, Subhan membenarkan proses eksekusi terpidana karena sudah diterima pihak terdakwa. “Terpidana Syaharuddin dieksekusi tim Pidum Jumat malam, sekira pukul 21.30 Wita. Ia, dimasukkan ke dalam Lapas Kelas II B Polewali,” jelas Subhan, saat dihubungi via telepon, Sabtu 1 Juni.

Kasi Pidum Kejaro Polman Sugiharto, mengatakan vonis terhadap Syaharudin ini lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Polewali Mandar. “Dalam keterangan terdakwa mengaku tak mengetahui jika melakukan coblos dua kali dengan memakai formulir undangan orang lain itu melanggar. Tetapi penjelasan tersebut tak masuk akal apalagi terdakwa seorang penyelenggara ditingkat Pemilu. Apalagi, KPPS di TPS 1 Ihing, mengetahui kalau terdakwa memakai udangan orang lain,” terang Sugiharto. (mkb)

Komentar

News Feed