oleh

Tekad Wujudkan Pilkada Sehat, Aman dan Damai

PASANGKAYU–Kebulatan hati Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, patut disokong atas terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sehat, aman, damai serta berintegritas.

Supaya Pilkada berjalan sehat, maka seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Kabupaten Pasangkayu wajib mengikuti rapid test. Jumlah KPPS yang harus menjalani rapid test sebanyak 2.345, dimulai Minggu 15 November, lalu.

Tekad Wujudkan Pilkada Sehat, Aman dan Damai

”Rapid test rencananya berlangsung selama tiga hari setiap kecamatan. Yaitu, mulai dari Kecamatan Duripoku, Dapurang, Sarudu dan Baras,” ungkap Heriansyah, salah satu Komisioner KPU Kabupaten Pasangkayu.

Di luar dari KPPS yang wajib rapid, ada sekitar 670 Petugas Ketertiban (Gastib) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga diwajibkan rapid COVID-19. Jadi total keseluruhan 3.015 petugas harus dinyatakan sehat jadi penyelenggara Pilkada.

”Rapid test dilakukan untuk memastikan semua petugas, baik KPPS maupun Gastib pada pemungutan suara 9 Desember mendatang, betul-betul bebas dari COVID-19. Sehingga  masyarakat tak ragu datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya,” terang Heri yang membidangi Divisi Sosdiklih dan SDM KPU Pasangkayu.

Dia juga memastikan, seluruh penyelenggara Pilkada di Pasangkayu bebas dari intervensi, dan afiliasi dengan partai politik. Sehingga, penyelenggaraan Pilkada Pasangkayu betul-betul sehat, aman, damai, serta berintegritas. ***

Komentar

News Feed