oleh

Tanggul Jebol, 125 Hektar Tambak Terancam

POLEWALI – Tanggul penahan ombak di Desa Panyampa Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar jebol, Sabtu 27 Februari. Kerasnya hantaman gelombang tinggi membuat tanggul penahan ombak jebol. Tanggul ini berbatasan dengan tambak milik warga.

Sekira 125 hektare areal tambah warga Desa Panyampa Kecamatan Campalagian terancam tenggelam. Salah satu petambak, Ahmad mengaku telah melakukan berbagai cara, untuk mencegah tanggul jebol. Namun upayanya sia-sia belaka.

“Sudah kita upayakan tapi tidak sanggup. Kami memperkuat tanggul dengan menyusun karung berisi pasir, tetapi tetap jebol,” kata Ahmad kepada wartawan, Sabtu 27 Februari.

Bahkan menurut Ahmad, jebolnya tanggul telah menenggelamkan sedikitnya 20 hektare areal tambak dan menghanyutkan dua rumah milik petambak.

“Yang sudah terendam lebih 20 hektare, sudah ada dua rumah petambak yang hanyut. Kalau tidak cepat ditangani lebih 125 hektare tambak terancam tenggelam,” ungkap Ahmad.

Keresahan serupa diungkap petambak lainnya, Tahir. Bahkan menurut dia, jebolnya tanggul sudah semakin parah hingga mencapai 300 meter. “Kalau disana (tanggul) tidak ditutup kita semua terancam. Apalagi panjang tanggul yang jebol kira-kira sudah mencapai 300 meter,” ujarnya.

Untuk menyelamatkan tambak warga, Tahir menyebut pengerahan alat berat merupakan jalan satu-satunya. “Satu-satunya jalan harus segera turunkan alat berat, tidak ada jalan lain. Kalau tidak dilakukan, tambak terancam hilang. Kalau ini tidak ditutup, pantai nanti sampai di sini,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panyampa, Irham mengatakan telah melaporkan masalah ini kepada pemerintah setempat. “Sudah dilaporkan, katanya akan segera disampaikan kepada pemerintah kabupaten. Semoga segera mendapat bantuan,” terangnya.

Apalagi menurut Irham, jebolnya tanggul mengakibatkan petambak di daerah ini, menelan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Soalnya, jebolnya tanggul terjadi saat tambak sudah mau di panen. Ikan dan udang dalam tambak hanyut semua, “ tutupnya. (mkb)

Komentar

News Feed