oleh

Tak Tahan Bau Busuk Limbah, Warga Sarudu Unjuk Rasa

PASANGKAYU–Sejak maret lalu, protes warga terkait limbah PT Awakna Sawit Lestari, hingga kini belum ada penanganan secara maksimal. Membuat warga Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Senin 15 JUli, kembali melakukan protes.

Dari aksi ini sebelumnya, warga menuntut PT Awana agar menghilangkan bau limbah dalam jangka waktu enam bulan. Namun belum cukup enam bulan mereka kembali melakukan demonstrasi, karena masalah itu tak tertangani.

Koordinator lapangan (korlap) aksi Abd Somat mengatakan, masyarakat Sarudu sudah lama bersabar. Bahkan setiap hari harus menghirup bau limbah. Kondisi paling parah, ketika hujan mengguyur, bau bahkan menyebar dalam satu desa.

“Dua bulan terakhir ini kami sering melakukan tatap muka dengan pimpinan PT Awana untuk mencari solusi bagaimana menghilangkan bau limbah tersebut, namun sampai sekarang ini tidak ada kejelasan,” ungkap Abd. Somat.

Baik Somat maupun seluruh warga yang ikut aksi berharap ada kejelasan mengenai solusi dalam penanganan pencemaran udara yang ditimbulkan dari limbah pabrik Tandan Buah Segar (TBS) Sawit PT Awana Sawit Lestari.
Manager PT Awana Sawit Lestari Suroso mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Badan Perizinan Pasangkayu.

“Saya akan usahakan dalam jangka waktu dekat ini akan berkoordinasi dengan pihak Lingkungan Hidup dan Perijinan kapan bisa melaksanakan tatap muka dengan masyarakat Sarudu yang merasa resah terkait Limbah PT Awana,” jelas Suroso. (r3)

Komentar

News Feed