oleh

Tak Pakai Masker, Dihukum Push-Up

PASANGKAYU – Jumlah warga terpapar virus corona, masih terus bertambah.

Sehingga dilakukan pengetatan penerapan protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya membendung meledaknya jumlah penderita. Namun ada saja warga yang masih membandel, enggan mematuhi prokes padahal telah diatur secara khusus.

Beberapa waktu lalu, telah terbit Peraturan Bupati (Perbup) Pasangkayu Nomor 21 tahun 2020, mengatur penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Namun demikian, penerapannya juga belum maksimal. Terbukti, dalam operasi aparat gabungan Satpol-PP, Polsek Bambalamotu dan Koramil 1427-02 Randomayang, didapati masih ada warga belum melaksanakan prokes.

Operasi di Desa Polewali Kecamatan Bambalamotu, Senin 21 September. Petugas gabungan menyasar warga tidak memakai masker, saat hendak menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di balai desa setempat.

“Warga yang tidak memakai masker, diberikan hukuman push-up,” kata Babinsa Desa Polewali, Serda Lukman, di lokasi tersebut.

Dalam razia, petugas memberikan hukuman push-up kepada satu warga dan delapan orang lainnya mendapat teguran lisan.

Di tempat terpisah, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Pasangkayu , yang juga didampingi Dandim 1427 Pasangkayu, Letkol Inf. Novyaldi melakukan sosialisasi Perbup sekaligus membagikan masker kepada warga yang melintas di Bundaran Smart Pasangkayu.

Saat pembagian masker itu, bupati memberi pengarahan pada warga yang kedapatan tak memakai masker. “Pemerintah sudah terbitkan Perbup. Bagi yang kedapatan tidak memakai masker, akan diberikan sanksi. Seperti push-up, menyapu, menyanyi dan sanksi uang,” tutur Agus.

Sanksi diterapkan untuk seluruh wilayah Kabupaten Pasangkayu, karena kasus positif Covid-19 terus meningkat. “Kasus positif terus bertambah. Sekarang empat orang lagi terpapar,” tegasnya.

Pembagian sejuta masker tersebut, berlangsung serentak di 59 desa dan 4 kelurahan di bumi Vovasanggayu. (r3/dir)

Komentar

News Feed