oleh

Tak Laksanakan Protokol Kesehatan, Dua Kapolda Dicopot

JAKARTA – Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan mengomentari langkah Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mencopot Irjen Nana Sudjana dari jabatan Kapolda Metro Jaya dan Irjen Rudy Sufahriadi dari jabatan Kapolda Jawa Barat.

Menurut Edi, keputusan Jenderal Idham Azis tersebut sangat tepat. Pasalnya, kebijakan penanganan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 penting menjadi perhatian semua pihak. Sebab, pandemi COVID-19 yang masih bercokol di bumi Indonesia dan seluruh dunia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut, kedua kapolda dicopot karena tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan.

Namun Edi memprediksi pencopotan terkait kerumunan massa saat menyambut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Kemudian, resepsi pernikahan putri Habib Rizieq Shihab dan Maulid Nabi Muhammad SAW di markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat.

Dugaan Edi juga diperkuat adanya pemanggilan kepolisian terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang juga terkait pelaksanaan protokol kesehatan.

“Saya kira kebijakan kapolri itu sangat tepat. Menunjukkan komitmen kapolri untuk menegakkan aturan dalam hal menjaga disiplin masyarakat, agar selalu menjaga protokol kesehatan,” ujar Edi dalam keterangannya, Senin 16 November.

Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga menilai, keputusan kapolri merupakan peringatan untuk semua kapolda dan jajaran kepolisian, agar benar-benar menegakkan aturan protokol kesehatan terkait pandemi COVID-19.

“Ini merupakan peringatan keras pada seluruh kapolda agar menindak siapapun mereka yang melanggar disiplin protokol kesehatan. Saya kira sikap kapolri sudah tepat,” pungkas Edi Hasibuan. (gir/jpnn)

Komentar

News Feed