oleh

Syahrul Yasin Limpo Diajak Bergabung ke Kabinet Jokowi

JPNN.COM–Syahrul Yasin Limpo mendatangi Istana Negara, Jakarta, Selasa 22 Oktober. Mantan gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) itu datang mengenakan baju kemeja putih, celana panjang hitam. Kedatangannya di tengah momen Presiden Jokowi akan mengumumkan menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

Syahrul memastikan diajak bergabung ke kabinet, tetapi di mana penempatannya diserahkan kepada Presiden Jokowi. Syahrul yang lahir di Makassar pada 16 Maret 1955 merupakan politikus Partai NasDem. Sebelumnya, Syahrul adalah politikus Partai Golkar.

Syahrul memulai karier sebagai PNS pada 1980. Sejumlah jabatan pernah diembannya. Kemudian, Syahrul pernah menjabat sebagai bupati Gowa dua periode. Setelah itu, dia menjadi wakil gubernur Sulsel mendampingi Amin Syam.

Di Pilkada Sulses 2007, Syahrul yang berpasangan dengan Agus Arifin Numang (yang saat itu menjabat ketua DPRD Sulsel), mengalahkan Amin Syam. Syahrul pun menjadi gubernur Sulsel. Kemudian pada 2013, Syahrul kembali maju bersama Agus, dan memenangkan Pilkada Sulsel.

Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Syahrul maju menjadi calon anggota DPR dari Partai NasDem dan bertarung di daerah pemilihan (dapil) Sulsel II yang meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare. Namun, Syahrul gagal lolos ke Senayan.
Baca Juga:

Syahrul mendapat gelar S-1 hukum di Universitas Hasanuddin pada 1993. Kemudian dia meraih gelar S-2 di pascasarjana LAN 1999, pascasarjana Universitas Hasanuddin 2004, dan doktor dari Universitas Hasanuddin 2008. Dia pernah menjadi sekretaris Ketua DPD I Golkar Sulsel (2009-2018), dan Ketua DPP Partai NasDem (2018-sekarang). (boy/jpnn)

Komentar

News Feed