oleh

Sutinah: Kita Harap Masyarakat Ikut Vaksinasi

MAMUJU – Pemkab Mamuju melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap dua dengan menyasar warga lanjut usia dan petugas pelayanan publik, di Sapota Mamuju, Kamis 25 Maret.

Tahap dua ditarget 7.790 orang Lansia dan petugas pelayanan publik disuntik vaksin.

Tak ketinggalan Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi dan Wakilnya, Ado Mas’ud, serta Forkopimda Mamuju dan kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) Pemkab Mamuju.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi mengatakan, program vaksinasi bisa menekan penambahan kasus Covid-19 di Mamuju. Vaksin yang ia terima tersebut dapat meningkatkan imun sehingga dapat terhindar dari virus korona.

“Kita berharap setelah kami melakukan vaksin, masyarakat ikut secara suka rela melakukan vaksin. Tidak boleh takut karena vaksin ini aman,” tegas Sutinah, usai divaksin.

Menurutnya, pemerintah tentu tidak akan mencelakai warganya. Malah sebaliknya, warga mau dilindungi dari virus korona. Sebab, jalan satu-satunya saat ini yakni dengan mengikuti program vaksinasi.

“Alhamdulilah setelah divaksin baik. Karena memang kondisinya sudah memenuhi syarat untuk divaksin. Mudah-mudah tidak ada masalah,” sebut Sutinah.

Meski demikian, ada beberapa kendala ditemui tim vaksinasi Mamuju sejak awal-awal program tersebut.

“Kendalanya karena kami kena bencana dan beberapa ada vaksin yang rusak dan itu menunggu penggantian, insya allah ini sudah sesuai jadwal,” sebut Sutinah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Mamuju, Alamsyah Thamrin menyebutkan, vaksin tahap dua ini sebenarnya sudah mulai dilakukan pada awal Maret. Sasarannya TNI/Polri, Pemprov Sulbar dan kemarin Forkopimda Mamuju, pimpinan OPD dan anggota DPRD Mamuju.

“Vaksin yang disiapkan sebanyak 150. Insya Allah mencukupi karena vaksin itu bisa digunakan sampai delapan orang. Untuk Kabupaten Mamuju kami siapkan 6.910,” sebut Alamsyah.

Menurut dia, target tahap dua sebanyak 7.790 orang. Jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan masih akan bertambah.

“Saat ini progres vaksinasi tahap dua sudah 26,41 persen. Kita di urutan kedua setelah Polman,” pungkas Alamsyah. (ade/rul)

Komentar

News Feed