oleh

Survey Pilkada Pasangkayu, 01 Diklaim Unggul

MAMUJU – Pengamat Sosiologi Politik Universitas Hasanuddin, Sawedi Muhammad menyebut, tren dinasti politik di Pilkada Pasangkayu, berada di angka 59,3 persen.

Menurutnya, menunjukkan tingginya kesadaran politik di Pasangkayu. “Pemilih atau masyarakat, pemahaman mereka tentang Pilkada cukup bagus. Kesadaran politik terbilang tinggi jika dibandingkan di daerah lain,” tutur Sawedi dalam diskusi terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Pasangkayu.

Diskusi dengan tema Bedah Electoral dan Politik Dinasti ini berlangsung secara virtual di salah satu warkop di Mamuju. Menjadi bagian dari rilis hasil survey oleh PT. Pedoman Suara Indonesia (PSI).

Dalam rilisnya, Direktur Eksekutif PT. GSI, Herman Lilo menyampaikan, Paslon nomor urut 01 Saal-Musawir meraih 30,8 persen, Paslon 02 Abdullah Rasyid-Yusri 22,3 persen, dan Paslon 03 Yaumil-Herny 26,4 persen.

“Jika besok dilaksanakan pertarungan pilkada maka yang berpeluang Saal-Musawir, disusul kedua Yaumil-Herni,” sebut Herman.

Apalagi kata dia, melihat sisa pemilih yang belum menentukan pilihan, yakni 20,5 persen dan disebut menolak politik dinasti.

Sementara Pengamat Komunikasi Politik, Hidayat Muallim menilai, hasil survey yang menempatkan Paslon 03 di posisi kedua menjadi tolak ukur penolakan masyarakat terhadap politik dinasti.

“Kalau ini bisa terjaga, menjadi harapan baru,” ungkapnya.

Selain dua narasumber tersebut, forum juga menghadirkan pemateri Direktur PT PSI Arief Wicaksono, dan Direktur Profetik Institute Asratillah. (imr/rul)

Komentar

News Feed