oleh

Surat Suara Dikawal Ketat

TOPOYO – Perjalanan surat suara untuk Pilkada 2020 di Mamuju Tengah (Mateng) dikawal ketat aparat keamanan. Mulai dari Makassar hingga tiba di Kantor KPU Mateng, Senin 16 November, surat suara tersebut tidak lepas dari pantauan.

“Mulai dari penyortiran barang dan loading hingga mencari kontainer menuju Mateng, kami terus kawal dengan koordinasi Bawaslu dan KPU Mateng. Surat suara sampai dengan aman dan utuh,” ungkap Kabag Ops Polres Mateng AKP Rigan Hadi Nagara, saat dikonfirmasi, Selasa 17 November.

Ia melanjutkan, saat tiba di Mateng pada Senin 16 November sekira pukul 05.30 wita, juga dipantau langsung oleh Bawaslu dan KPU Mateng, serta lima anggota Polres Mateng. Ada juga dari intelijen, Sat Sabhara dan TNI.

Hambatan di jalan, bisa dikatakan tidak ada. Hanya hambatan-hambatan non fisik seperti cuaca dan medan dalam perjalanan. Hambatan non fisik lainnya, waktu yang sedikit ada perubahan.

“Tapi semua teratasi dan tidak ada hambatan yang menimbulkan kerugian besar,” tambahnya.

Hingga saat ini pengawalan keamanan untuk sejumlah logistik masih terus dilakukan, hingga nanti pada hari pelaksanaan pemungutan suara. “Ada lima tim kepolisian yang standby di Kantor KPU dan Bawaslu Mateng selama 24 jam,” terang Rigan.

Gudang khusus penyimpanan logistik, tentunya dikawal ketat. Tidak sembarang orang yang dapat masuk, kecuali ada kejadian krusial. Seperti terjadi gempa bumi dan banjir. “Jika harus segera mengecek barang tersebut,” imbuhnya.

Sementara, Komisioner KPU Mateng Muhdar, mengatakan surat suara sebanyak 84.198 lembar. Itu sudah termasuk surat suara cadangan sebesar 2,5 persen dan surat suara pemilihan ulang.

“Kotak suara sebanyak 274,” tutur komisioner Divisi Hukum tersebut.
Selanjutnya, akan dilakukan penyortiran pada surat suara. Kemudian melakukan pelipatan.

Ia berharap, tahapan Pilkada hingga selesai berjalan dengan lancar sesuai prosedur. “Tentunya dibutuhkan kerjasama setiap pihak yang terkait,” kuncinya. (m6/dir)

Komentar

News Feed