oleh

Stok Pupuk di Sulbar Dijamin Aman

MAMUJU–PT Pupuk Kaltim menjamin stok pupuk bersubsidi aman. Saat ini telah disiapkan 2.267 di Gudang Pupuk Kaltim, Sulbar. Siap salur. Kata, Superintendent Pemasaran Wilayah Sulawesi II PT Pupuk Kaltim, Mardani.

”Stok yang telah disiapkan di Gudang itu jauh di atas ketentuan stok minimal yang sebesar 1.209 ton,” jelas Mardani, Senin 20 Juli.

Ini komitmen perusahaan mengedepankan kepentingan petani dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di daerah. ”Stok kami banyak dan memang disiapkan sebagai langkah antisipasi dalam musim tanam selanjutnya,” tambah Mardani.

Proses penyaluran, lanjut Mardani, tahun ini sudah menggunakan sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK). Bukan lagi secara manual. Bahkan, harus disertai SK Alokasi di setiap kabupaten.

Dia membeberkan, alokasi pupuk bersubsidi tahun ini 7.949.303 ton, berkurang dari tahun sebelumnya, yakni 8.874.000 ton. Ini alokasi yang ditetapkan Kementerian Pertanian, melalui Permentan Nomor 1 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun 2020. Dan, perubahannya, Permentan Nomor 10 Tahun 2020.

Meski begitu, pihak Pupuk Kaltim menjamin petani tidak akan kekurangan Pupuk Bersubsidi sebab pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dengan menyebar pupuk non subsidi di berbagai kios-kios di setiap daerah. “Petani tidak perlu khawatir untuk memenuhi kebutuhan pupuk, karena Pupuk Kaltim juga menyiapkan pupuk non subsidi di kios-kios. “Ini sebagai solusi bagi petani yang belum masuk E-RDKK,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Mardani, pengamanan distribusi pupuk bersubsidi secara kontinyu juga dilakukan melalui koordinasi dengan Distributor, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3), pemerintah daerah setempat, serta membentuk tim posko pengamanan musim tanam yang siap sedia 1×24 jam. Dia berharap masyarakat turut mengawasiagar tidk terjadi penyelewengan penyaluran pupuk bersubsidi tersebut.

”Masyarakat dapat melaporkan hal ini ke KP3 di daerah tersebut. Ini komitmen bersama antara Pupuk Kaltim dengan Pemerintah, distributor, kios dan petani, dapat bersinergi dengan baik untuk mengutamakan kepentingan dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah distribusi kami,” terang Mardani.

“Perusahaan akan menindak tegas distributor atau penyalur pupuk bersubsidi yang terbukti melakukan pelanggaran atau penyimpangan,” tambahnya. (imr)

Komentar

News Feed