oleh

Stok LPG-BBM di Sulawesi Dijamin Cukup

MAKASSAR–Pertamina wilayah kerja Marketing Operation Region (MOR) VII memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di seluruh wilayah Sulawesi mencukupi.

”Saat ini, ketahanan stok BBM dan LPG secara nasional rata-rata di atas 20 hari,” ujar Unit Manager Communication dan CSR PT Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan, Kamis 19 Maret, di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut dia, meski saat ini Indonesia diterpa pandemi Coronavirus Disease (COVID-19), namun pihak Pertamina sudah mengantisiasi dengan memastikan pelayanan dan penyaluran BBM dan LPG di Sulawesi terpenuhi.

Hatim menyebut, sampai dengan minggu ketiga Maret 2020, penyaluran produk gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) serta produk gasoil (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) berlangsung normal.

Rata-rata penyaluran harian BBM jenis gasoline di Sulawesi Selatan berkisar 3.272 Kilo Liter (KL) per hari, sedangkan untuk BBM jenis gasoil 1.170 KL/hari.

Untuk produk LPG, rata-rata penyaluran hariannya 688 Metric Ton (MT) per hari untuk produk PSO dan 68 MT per hari untuk produk non-PSO.

Sedangkan di Sulawesi Tenggara, rata-rata penyaluran harian BBM jenis gasoline mencapai 866 KL per hari, sedangkan untuk BBM jenis gasoil 297 KL per hari.

Untuk produk LPG, rata-rata penyaluran hariannya 128 MT per hari dan 12 MT per hari untuk produk Non-PSO.

Wilayah Sulawesi Tengah, rata-rata penyaluran harian BBM jenis gasoline mencapai 1.097 KL per hari, sedangkan untuk BBM jenis gasoil 339 KL per hari.

Untuk produk LPG, rata-rata penyaluran hariannya 131 MT per hari dan 22 MT per hari untuk produk non-PSO.

Wilayah Sulawesi Barat, rata-rata penyaluran harian BBM jenis gasoline mencapai 341 KL per hari, sedangkan untuk BBM jenis gasoil 128 KL per hari. Untuk produk LPG, rata-rata penyaluran hariannya 75 MT per hari dan 3 MT per hari untuk produk non-PSO.

Provinsi Gorontalo, rata-rata penyaluran harian BBM jenis gasoline mencapai 376 KL per hari, sedangkan untuk BBM jenis gasoil 88 KL per hari. Sementara produk LPG, rata-rata penyaluran hariannya 81 MT per hari dan 6 MT per hari untuk produk non-PSO.

Di Provinsi Sulawesi Utara, rata-rata penyaluran harian BBM jenis gasoline mencapai 1.072 KL per hari, sedangkan untuk BBM jenis gasoil 286 KL per hari. Kemudian produk LPG, rata-rata penyaluran hariannya 196 MT per hari dan 17 MT per hari untuk produk non-PSO.

”Selain produk Subsidi yang diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu, kami juga menyiapkan produk BBM dan LPG berkualitas yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Hatim mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan ‘panic buying’ karena Pertamina menyediakan berbagai macam produk yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. ”Insya Allah kami terus berupaya agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan sebaik-baiknya,” tambah dia.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan dan melaporkan jika menemukan adanya penyimpangan dengan menghubungi Call Center Pertamina 135.

Selain jaminan stok BBM-LPG, Pertamina juga membagikan masker gratis sebagai bentuk kepedulian kepada pelanggan guna pencegahan penyebaran COVID-19.

Pembagian masker gratus tersebut atas kerja sama Pertamina MOR VII dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Dewan Pengurus Cabang (DPC) I Makassar. (ant)

Komentar

News Feed