oleh

Stadion Manakarra Perlu Dipoles

MAMUJU – Pembinaan sepakbola lokal, masih butuh penguatan. Semua pihak diharap bisa berkontribusi.

Pembinaan rutin melalui pelatihan-pelatihan dan uji coba ke luar daerah perlu didukung sarana dan fasilitas memadai.

Begitu pandangan pembina sepakbola Mamuju, Irfan yang selama ini banyak menghabiskan waktu bersama anak didiknya di lapangan hijau.

Besar harapannya kepada pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi agar lebih peka dengan keadaan stadion di Ibu Kota Sulbar, Mamuju.

Menurutnya, perlu sentuhan yang tidak sedikit. Itu disampaikan usai pelaksanaan turnamen Pemuda Manakarra Cup di Stadion Manakarra Mamuju, Sabtu 11 Januari.

“Perlu lebih memperhatikan kondisi stadion agar dapat lebih menyemangati pemuda-pemuda kita untuk memajukan persepakbolaan di Sulbar secara umum,” paparnya.

Irfan yang juga ketua panitia turnamen mengatakan, tujuan utama kegiatan itu sebagai upaya pembinaan sepak bola lokal.

Sehingga dalam pelaksanaan setiap tim mendapat keleluasaan untuk mendatangkan pemain luar.

“Dengan kehadiran sejumlah pemain dari luar, itu juga bagian dari usaha kita dalam hal memperkenalkan Mamuju ke kanca dunia,” sambungnya.

AKSI TERENS PUHIRI

Tropi Pemuda Manakarra Cup menjadi milik OTP 37 Mamuju, usai menundukkan Tim Bakengkeng FMP, dengan skor 1-0.

Pada partai final Sabtu 11 Januari, kedua tim masing-masing menurunkan pemain-pemain utama. Termasuk para pemain profesional yang sengaja dikontrak khusus untuk mengikuti turnamen yang berlangsung di Stadion Manakarra, Mamuju.

Salah satunya adalah Terens Puhiri yang bermain untuk OTP 37 Mamuju. Pemain Liga I ini memperkuat ujung tombak OTP 37.

Pada fase semifinal, penyerang Borneo FC yang dikenal dengan kecepatannya ini, turut berkontribusi menggugurkan Tim Sul Samusengana.

Saat partai puncak, Terens kembali menunjukkan performanya, meski hujan deras mengguyur selama pertandingan.

Beberapa titik genangan di lapangan, tak menjadi kendala berarti. Termasuk bagi tim lawan yang juga tampil maksimal dalam final tersebut.

Akan tetapi dewi fortuna lebih memihak tim OTP 37 Mamuju. Tim tuan rumah sukses menggetarkan jala gawang lawan di babak pertama.

Menyimak jalannya laga, Wakil Bupati Mamuju, Irwan Pababari mengaku puas dan terhibur.

Terutama dengan kehadiran sejumlah pemain profesional yang dinilai telah memberikan banyak pelajaraan selama bermain di lapangan.

“Ini juga menjadi sumber inspirasi bagi penonton dan para para pecinta sepakbola di Mamuju,” ujar Irwan.

Wakil bupati pun berharap dapat menjadikan turnamen ini sebagai agenda rutin setiap tahun, itu demi memotivasi pesepak bola Sulbar, khususnya Mamuju. (imr/rul)

Komentar

News Feed