oleh

SK Tekon Tunggu Seleksi PPPK Berakhir

MAMUJU – Nasib eks tenaga kontrak (Tekon) lingkup Pemkab Mamuju, masih terkatung-katung. Meski, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, sempat memberi sinyal bakal kembali menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Tekon.

Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mamuju, Muhammad Ibrahim mengatakan, pengangkatan tekon di lingkup Pemkab Mamuju menunggu seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus formasi guru, berakhir.

Sebab, lanjut Ibrahim, Pemkab Mamuju saat ini sedang menerima rekrutmen PPPK khusus formasi guru yang dibiayai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Hari ini (kemarin, red) mereka tes. Kuota Mamuju 2.188 orang. Namun yang memenuhi syarat harus sarjana itu hanya sekira 1.326 orang. PPPK khusus guru ini dibiayai Kemendikbud, termasuk gaji mereka nantinya,” kata Ibrahim, Senin 13 September.

Ibrahim mengaku, setelah penerimaan PPPK khusus guru ini, Pemkab Mamuju bakal menghitung kembali kebutuhan tenaga kontrak sebelum diangkat kembali.

“Kita tunggu dulu PPPK, jangan sampai kita buatkan SK lalu mereka lulus PPPK, nanti dobol mereka punya SK. Karena formasi guru salah satu yang terbanyak tekonnya,” sebut Ibrahim.

Sekretaris Disdikpora Mamuju, Saharuddin menyebutkan, pelaksanaan ujian seleksi PPPK di hari pertama diikuti 350 orang. Pelaksanaannya dibagi dalam dua sesi. Lokasinya di SMA Negeri 1 Mamuju.

“Saya berharap agar semua guru yang mengikuti ujian dapat lulus, mengingat tenaga guru memang masih sangat dibutuhkan di Mamuju. Sehingga kekosongan tenaga pendidik akan dapat di isi dengan penempatan PPPK,” tandasnya (ajs)

Komentar

News Feed