oleh

Serentak Bagi Takjil 100 SPBU di Sulawesi

Pasokan BBM dan Avtur Aman

MAMUJU–Marketing Operation Region (MOR) VII, PT. Pertamina (Persero), bekerja sama Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi), DPD VII Sulawesi menggelar acara pembagian takjil gratis serentak di 100 lebih SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Sulawesi, Sabtu 1 Juni.

General Manager PT Pertamia MOR VII, Chairul Alfian Adin mengatakan, pembagian takjil serentak itu
sebagai wujud kepedulian kepada warga masyarakat. Apalagi pada momen mudik hari raya Idul Fitri tentunya banyak masyarakat melakukan perjalanan mudik.

“Pertamina dengan program ‘Pertamina Berbagi’ ini ingin menyapa lebih dekat para pelanggan. Bahkan sejak awal Ramadhan pun sudah banyak SPBU yang membagikan takjil gratis,” ujar Chairul,

Ketua DPD VII Hiswana Migas Sulawesi, Muh Hasbidin HS, mengatakan, pada kegiatan serentak itu tidak kurang 130.000 paket terbagi. 400 diantaranya di SPBU Maccoppa, Maros, Sulsel. ”Ini bentuk kepedulian kami dari Hiswana dan Pertamina kepada masyarakat yang menjelang buka puasa masih berada di lokasi SPBU,” ungkapnya.

Hasbidin menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik. Khususnya pada mudik lebaran tahun ini, bersama Pertamina memastikan stok BBM di seluruh Sulawesi sangat aman.

 

#Pasokan BBM dan Avtur Aman

Selain menjaga pasokan BBM, Pertamina meningkatkan pelayanan untuk keperluan avtur (aviation turbine): yakni bahan bakar penerbangan. Bahkan pihak MOR VII PT Pertamina telah menyuplai bahan bakar di tujuh Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) yang berada dalam wilayah operasi MOR VII Sulawesi.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, PT Pertamina Hatim Ilwan, mengatakan, rata-rata ketahanan stok avtur di wilayah MOR VII mencapai 16,6 hari.

Dia merincikan, tujuh DPPU Pertamina yang hadir memberikan servis penjualan avtur itu tersebar di enam Provinsi. Yakni Bandara Mutiara di Palu dan Bubung di Luwu, Sulawesi Tengah. Lima provinsi lainnya terdapat masing-masing satu DPPU, yakni Bandara Hasanuddin (Sulsel), Sam Ratulangi (Sulut), Jalaluddin (Gorontalo), Haluoleo (Sultra) serta Tampa Padang (Sulbar).

Menurut Hatim, pihaknya juga sudah mengantisipasi adanya lonjakan pemakaian avtur pada tujuh hari sebelum dan sesudah Idul Fitri. Hal itu terukur peningkatan komsumsi DPPU di Sulawesi dlam perharinya. Yakni di bandara Haluoleo Sultra dari semula 35,31 KL per hari menjadi 40 KL perhari. Bandara Mutiara dari 29,88 KL perhari menjadi 33,00 KL perhari. Bandara Hasanuddin dari 774,58 KL per hari menjadi 811,71 per hari. Bubung dari 4,76 KL per hari menjadi  7,19 KL per hari. Sam Ratulangi dari 127,5 KL per hari menjadi 131,34 KL per hari.  Jalaluddin dari 12,33 KL per hari menjadi 131,34 KL per hari. Dan,  Tampa Padang dari 2,37 KL per hari menjadi 2,4 KL per hari.

Hatim memprediksikan lonjakan itu terjadi selama dua minggu, dimana konsumsi avtur meningkat 5 persen dibanding dengan rata-rata konsumsi harian sepanjang tahun 2019. Artinya, jika rata-rata konsumsi harian avtur sepanjang 2019 mencapai 986 KL (kiloliter) per hari, maka khusus tujuh hari sebelum dan sesudah lebaran lebaran, volume avtur yang bakal dikonsumsi mengalami lonjakan hingga 1.035 KL per hari.  Hatim menambahkan, pihakanya pun bakal memepeketat pengawasan komsumsi avtur disetiap DPPU. (imr)

Komentar

News Feed