oleh

Serapan BLT, Sulbar Paling Lambat

MAMUJU – Provinsi ke-33 Indonesia ini kembali mencatatkan rekor terburuk. Realisasi anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Sulbar paling terbelakang secara nasional.

Berdasarkan data Ditjen Perbendaharaan Sulbar, selama empat bulan pertama tahun 2021 ini, grafik realisasi anggaran BLT DD itu menukik tajam.

Dari total 430 desa di Sulbar, penyaluran Januari direalisasikan oleh 370 desa. Sementara pada Februari, merosot menjadi 170 desa. Lalu pada Maret turun menjadi 54 desa, dan April hanya 26 desa.

Kepada Radar Sulbar, Kamis 27 Mei, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sulbar, Jaun menjelaskan, penyaluran BLT bergantung pada pencairan Dana Desa (DD).

Sementara, DD sendiri baru dapat dicairkan setelah terpenuhinya syarat administrasi. Salah satunya, APBDesa yang kerap menjadi masalah tiap tahunnya. “Lambatnya penyaluran BLT tersebut disebabkan desa belum menyelesaikan APBDes yang menjadi syarat penyaluran Dana Desa itu,” ujar Jaun.

Komentar

News Feed