oleh

Sempat Terkendala Listrik, 1.002 Guru Jalani Seleksi PPPK di Mamasa

MAMASA — Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua berlangsung di dua tempat di Kabupaten Mamasa. Seleksi ini diikuti 1.002 guru yang tak lolos seleksi PPPK tahap pertama.

Dua lokasi seleksi yakni di SMAN 1 Mamasa dengan 512 peserta dan SMKN 1 Mamasa 490 peserta. Seleksi ini berlangsung selama empat hari, mulai Selasa 7 Desember hingga Jumat 10 Desember 2021.

Pelaksanaan seleksi PPPK tahap kedua ini sempat terkendala padamnya lampu. Sejak Senin malam listrik PLN di Kabupaten Mamasa padam hingga Selasa pagi hari.

Sehingga panitia seleksi PPPK terpaksa menggunakan genset untuk menyuplai listrik ke komputer. Kepala SMAN 1 Mamasa, Yance mengatakan seleksi PPPK tahap dua sempat terkendala beberapa menit diakibatkan MCB pada instalasi listrik sekolah terbakar.

“Sehingga sempat pelaksanaan seleksi terkendala sekiran 10 hingga 15 menit baru listrik bisa menyala. Terbakarnya MCB itu karena terjadi pemadaman lampu. Sehingga kami menyediakan genset,” bebernya.

Kejadian ini membuat konsentrasi peserta tergangu karena saat tes berlangsung sekira 20 menit tiba tiba MCB jebol. Pelaksanaan seleksi terpaksa tertunda sekira 15 menit tertunda. Setelah MCB diganti baru dilanjutkan seleksinya.

“Untungnya kendala tersebut telah dapat diatasi. Meskipun adanya pemadaman listrik, namun tidak berpengaruh pada jaringan internet,” beber Yance.

Ia menambahkan seleksi PPPK di SMAN 1 Mamasa setiap hari berlangsung dua sesi menggunakan dua ruangan. “Selasa 7 Desember sesi pertama hanya diikuti 69 orang, karena satu orang tidak hadir tanpa keterangan,” sebutnya.

Ia berharap, agar ada tambahan dana untuk sekolah bagi penyelenggara di kabupaten. Utamanya, karena ada kegiatan sekolah yang dipending demi penyelenggaraan tes PPPK ini.

Senada dengan itu, Kepala SMKN 1 Mamasa Dominggus Ma’dika mengalami kendala yang saam adanya pemadaman lampu sehingga pelaksanaan seleksi PPPK lambat dimulai.

“Sehingga kita gunakan genset untuk mensiasati, karena kita coba semua dulu apakah genset tersebut mampu menampung komputer,” terangnya.

Ia mengaku jika pelaksanaan ujian PPPK tertunda sejam. Seharusnya dimulai pukul 08.00 Wita, tetapi baru bisa dilaksanakan pukul 09.00 Wita. (zul/mkb)

Komentar

News Feed