oleh

Sembako Non Premium Bebas PPN, Sri Mulyani: Very Clear di Situ!

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan, bahwa target pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sembako akan menyasar golongan sembako kelas premium atau high end, seperti daging wagyu dan beras shirataki dan basmati.

“Dua produk sembako premium asal Jepang itu akan menjadi objek pajak nantinya. Sebaliknya, sembako non premium tidak akan dikenakan PPN,” kata Sri saat rapat bersama Komisi XI DPR, Selasa (15/6/2021).

Sembako Non Premium Bebas PPN, Sri Mulyani: Very Clear di Situ!

Sri menjelaskan, belakangan ini muncul fenomena produk-produk bahan pokok yang notabenenya premium, tetapi masuk kedalam kategori sembako. Contohnya beras dan daging sapi.

“Kita perlu tahu fenomena munculnya produk-produk yang very high end tapi namanya tetap sembako. Sama-sama beras namanya, sama-sama daging sapi, tapi ada sapi wagyu yang kobe yang per kilogramnya bisa Rp3 juta atau Rp5 juta,” terangnya.

Untuk itu, Sri menegaskan, bahwa pemerintah tidak akan memungut pajak sembako non premium. Artinya, sembako dengan harga lebih terjangkau dibandingkan sembako premium.

Komentar

News Feed