oleh

Seleksi Tim Pencak Silat IPSI Polman Diikuti 78 Atlet

POLEWALI — Seleksi Tim Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) diikuti 78 atlet dari tujuh perguruan yang ada di daerah ini, Minggu 19 Desember 2021.

Seleksi tim pencak silat yang dilaksanakan di gedung Nasional Pantai Bahari ini, merupakan penjaringan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan tema “Prestasi untuk negeri, Bhakti pada pertiwi, jayalah pencak silat, Ikhtiar bersama kokohkan NKRI”. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua KONI Polman Abubakar Kadir dan dihadiri oleh para pengurus IPSI.

Ketua panitia sleeksi yang juga sekertaris IPSI Polman Suryananda menyampaikan, seleksi ini merupakan komitmen untuk melahirkan atlet yang siap bertarung pada porprov yang akan datang dan ikhtiar untuk memajukan Polman.

“Kita berharap melalui seleksi ini lahir atlet yang mampu bersaing ditingkat nasional hingga internasional. Yang terpenting dari sebuah kompetisi adalah persaudaraan kita dapat tetap terjaga,” tandas Suryananda.

Ketua IPSI Polman Ramatil berharap, melalui seleksi ini dapat betul-betul melahirkan atlet yang dapat memberikan kebanggaan bagi Polman. Ditargetkan tahun depan Polman harus juara umum. Ia juga memastikan semua peserta yang ikut seleksi adalah putra dan putri terbaik Polman.

“Untuk persiapan porprov, timnya akan diisi 32 orang yakni untuk seni dan fighter. Seperti masih ada yang akan kosong tapi yang akan kita cari nanti putra daerah juga,” jelas Ramatil.

Ketua KONI Polman Abubakar Kadir, mengapresiasi Panitia sudah menyiapkan seleksi tersebut dengan sangat baik meski dengan dana yang sangat terbatas.

Abubakar mengatakan, lokasi kepastian porprov belum ada dan Polman masih menunggu verifikasi dimana Mamuju jadi calon utama yang disurvei. Namun Polman juga sudah bersiap seandainya jika Mamuju tidak siap.

“Porprov 2022 ini kita harapkan tidak ada penundaan dan bupati sudah menyampaikan anggaran untuk ikut porprov sudah disiapkan,” ujar Abubakar.

Ia juga menyampaikan, seluruh cabor yang ada perlu dibenahi. Salah satunya adalah soal pemberangkatan atlet ke Pra PON yang menurutnya seharusnya diisi oleh para juara, bukan dari hasil seleksi yang terbilang singkat.

“Kita harus punya kesepakatan kedepan siapa yang meraih medali emas itu yang dikirim ke Pra PON. Porprov ke IV kedepan Sulbar, kita harap berkomitmen memajukan olaraga di Sulbar dan semua ketua cabor memberikan kesempatan pada yang meraih juara. Sehingga tak perlu lagi ada seleksi,” tandas Abubakar.

Ia berharap peserta seleksi dapat memberikan materi terbaiknya pada seleksi agar dapat terpilih dan bisa membawa pundi-pundi medali. Ia juga meminta agar semua peserta menjunjung sportifitas. (arf)

Komentar

News Feed