oleh

Sekprov: Jawab Sesuai Kondisi

MAMUJU — Sehubungan dengan target Posko Transisi dalam menyegerakan pemulihan Mamuju dan Majene pasca gempa, kini beberapa kondisi sudah mulai menunjukkan kenormalan yang signifikan.

Fakta itu tidak hanya dilihat dengan semakin berkurangnya titik pengungsian tapi juga jumlah pengungsi yang berangsur-angsur sudah meninggalkan tenda pengungsian.

Sekprov: Jawab Sesuai Kondisi

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, yang sekaligus adalah Komandan Posko Transisi Darurat ke Pemulihan Dr. Muhammad Idris DP menyebutkan bahwa  per tanggal 17 Maret  jumlah pengungsi di Mamuju dan Majene sudah berada diangka 6.477 jiwa.

“Kondisi terkini menunjukkan ada angka pengungsi yang terus mengalami pengurangan. Di Mamuju hanya sekitar 5.704 jiwa sedangkan di Majene sudah sekitar 773 orang saja,” jelasnya.

Selain itu titik pengungsian juga menunjukkan adanya jumlah yang terus berkurang dan ini semua tidak terlepas dari upaya Posko Transisi untuk terus bergerak melakukan pemulihan di segala sisi termasuk merapikan tenda-tenda pengungsian yang sudah tidak dihuni lagi oleh pengungsi.

“Jumlah titik pengungsian juga semakin berkurang. Di Mamuju hanya sekitar 43  titik dan Majene tersisa 2 titik saja. Kita sejauh ini terus melakukan pendekatan dan pembenahan untuk menuju pemulihan yang terbaik,” tambahnya.

Selanjutnya Sekprov juga menjelaskan bahwa saat ini masih ada sekitar 1.666 kepala keluarga yang masih mengungsi karena beberapa alasan, termasuk kondisi rumah yang rusak berat.

Menindaklanjuti kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menanggapi dan menjawab beberapa isu penting dari pansus DPRD Sulawesi Barat, mantan Deputi LAN RI ini menyebutkan bahwa tim teknis akan memberikan tanggapan sesuai kondisi yang ada di lapangan.

“ Yah ada tiga pansus yang telah menyiapkan beberapa isu penting yang perlu kami respon. Salah satunya adalah pansus rehabilitasi dan rekonstruksi. Rancangan yang dipersiapkan oleh perangkat teknis adalah kebijakan, aksi yang telah dilaksanakan serta segala persoalan-persoalan yang dihadapi selama penanganan gempa di Sulawesi Barat. Pastinya, kita akan jawab sesuai kondisi yang sebenarnya“,  tutupnya.  (ian)

Komentar

News Feed