oleh

Satbinmas Polres Majene Gandeng Penggiat Literasi Pulihkan Trauma Anak

MAJENE – Bencana gempa yang melululantahkan sebagian besar wilayah Kabupaten Majene dan Mamuju 14-15 Januari 2021, menimbulkan kerugian materil, korban jiwa, hingga taruma mendalam.

Untuk itu Satuan Binmas Polres Majene tergerak menggelar kegiatan kemanusian trauma healing, sebagai upaya memulihkan trauma sekaligus mengembalikan senyuman para korban gempa, khusus anak-anak.

Aksi kemanusian tersebut juga menggandeng para penggiat literasi dengan harapan upaya pemulihan trauma lebih efektif dan maksimal. Kegiatan itu dilangsungkan Sabtu 30 Januari 2021 di Desa Lombong Timur Kecamatan Malunda Kabupaten Majene.

Kanit Bintibmas Binmas Polres Majene Aiptu Fitrah yang memimpin kegiatan ini menyebutkan, pemulihan trauma bagi anak-anak korban gempa sangat penting untuk mengembalikan semangat maupun senyumannya. Karena merekalah yang nantinya menjadi penerus bangsa yang harus terus kita jaga.

“Trauma healing ini diisi dengan kegiatan belajar menulis, membaca puisi, permainan dan games anak-anak, dimana bermain dapat mengalihkan fokus anak-anak dari situasi yang mencekam, sekaligus membuat mental anak menerima situasi yang ia hadapi sekarang,” tutur Aiptu Fitrah.

Tampak raut bahagian anak-anak, bahkan masyarakat dan para orangtua memberikan respon positif. Mereka berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan terus di tempat pengungsian.

Terlepas dari kegiatan tersebut, para anak-anak juga diajarkan mengenakan masker saat beraktivitas sebagai upaya penerapan prtokol kesehatan guna memutus matarantai penyebaran Covid-19. (*/ham)

Komentar

News Feed