oleh

Santri dan Warga Antusias Mendapatkan Vaksinasi Covid-19

POLEWALI – Ratusan santri dan pelajar antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 yang diadakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdatul Ulum Sarampu di Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (6/9/2021).

Kegiatan vaksinasi serentak pesantren dan rumah ibadah ini, dilakukan di seluruh Indonesia termasuk di Polewali Mandar. Selain santri di ponpes tersebut, pelajar SMA di Kecamatan Polewali juga mengikuti vaksinasi corona ini. Tiga tim vaksinator dilibatkan, yakni dari Puskesmas Polewali, Puskesmas Massenga dan Klinik Bhayangkari Polres Polman.

Salah seorang santri Ponpes Nahdatul Ulum Sarampu, Muh Nabil mengaku sangat senang bisa divaksin. Ia mengaku ikut vaksinasi karena kemauan sendiri. Apalagi dirinya ingin agar pembelajaran tatap muka dibuka.

Dirinya mengaku sempat gugup saat ingin divaksin, namun motivasi untuk terhindar dari risiko Covid-19 berhasil mengalahkan rasa gugupnya. Terlebih, ditambah dukungan dari pihak Ponpes dan teman-temannya.

“Awalnya saya gugup tapi ternyata pas disuntik biasa saja. Saya ingin terhindar dari penyakit corona. Itu alasannya kenapa saya mau divaksin,” ungkap siswa kelas 7 MTs Nahdatul Ulum Sarampu ini.

Hal sama diungkapkan Asmawati siswa SMAN 2 Polewali. Dirinya difasilitasi Polres Polman untuk datang ke Ponpes Nahdatul Ulum mengikuti vaksinasi corona. Dirinya antusias untuk divaksin sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Saya mau divaksin karena ingin segera kembali belajar tatap muka di sekolah bersama teman-teman,” singkat Asmawati.

Pimpinan Ponpes Nahdatul Ulum Sarampu Muhammad Arsyad mengatakan kegiatan ini rangkaian vaksinasi serentak pesantren dan rumah ibadah yang digelar di seluruh Indonesia. Hasil sinergi dari Polri dan Staf Khusus Presiden RI dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Proses vaksinasi tak hanya diikuti para santri Nahdlatul Ulum Sarampu tetapi juga diikuti para orang tua santri, dan siswa dari sekolah lain.

“Vaksin dosis pertama untuk santri ini juga diikuti wali santri dan masyarakat sekitar Ponpes. Bahkan siswa dari sekolah lain banyak yang ikut atas inisiasi Polres Polman untuk melibatkan beberapa sekolah,” ujar Ketua NU Polman ini.

Kepala Puskesmas Polewali, Muhammad Jabir mengaku dalam vaksinasi ini para santri dan pelajar serta masyarakat umum mendapatkan dosis pertama jenis vaksin Sinovac. Vaksinasi massal dini bertujuan untuk ikut membantu program Pemkab Polman guna menekan penyebaran Covid-19 serta mencapai herd immunity.

Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono saat memantau pelaksanaan vaksinasi ini, menyampaikan kegiatan digelar dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mempercepat tercapainya herd immunity di Polman.

“Kami bekerjasama Ponpes Nahdatul Ulum Sarampu serta Dinkes Polman dalam giat vaksinasi Covid-19,” terangnya.

Ia menyebutkan vaksinasi ini sedianya diikuti 520 peserta. Namun, hanya 409 yang lolos screening kesehatan hingga pemberian vaksinasi.

Kapolres AKBP Ardi Sutriono berpesan kepada seluruh santri Ponpes Nahdatul Ulum dan siswa sekolah lain, baik dari SMAN 2 Polewali, SMAN 3 Polewali dan SMK Polewali yang telah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, vaksinasi bukan jaminan membuat kebal dari Covid-19 sehingga mereka masih mempunyai kemungkinkan terpapar.

Untuk itu, Ia mengimbau agar protokol kesehatan selalu diterapkan setiap saat, bahkan jika perlu diperketat lagi. Misalnya, memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. (mkb/dir)

Komentar

News Feed