oleh

Ruhut Sitompul Sarankan Mahasiswa-Buruh tak Terprovokasi dengan PKS dan Demokrat

JAKARTA- Politikus Partai PDI-Perjuangan, Ruhut Sitompul menyarankan agar mahasiswa dan buruh tidak melakukan aksi demonstrasi terkait Omnibus Law UU Cipta kerja.

Ruhut bilang, agar para mahasisa tidak terprovokasi dengan PKS dan Demokrat yang sejak awal telah menolak RUU tersebut.

“Adik-adik yang ikut demo mahasiswa dan buruh menolak UU Cipta Kerja, Aku mohon kembalilah ke rumah masing-masing atau pemondokan-pemondoka kalian, tolong jangan terpengaruh kipasan barisan sakit hati,” ujar mantan kader Demokrta ini di twitternya, Kamis (8/10).

Ruhut bahkan menyentil PKS dengan Demokrat sebagai Partai dari barisan sakit hati yang membuat provokasi.

“2 Partai Politik PKS dan Demokrat yang sudah kalah di DPR RI serta kadrun-kadrun juga begundal-begundal provokator,” kata Ruhut.

Di cuitan lain dia menyarankan, agar aksi demonstrasi berjalan tertib dan berjalan sesuai aturan hukum juga protokl kesehatan.

“Yang menolak UU Cipta Kerja, silahkan tapi jangan melanggar hukum dengan demo-demo yang melanggar aturan hukum, percuma dan tinggal menunggu waktu positif Virus Corona, kata dia.

“Begitu juga yang menggunakan medsos, selamat stres dan frustasi dengan hoaxnya, rakyat sudah sangat cerdas,” sambung Ruhut Sirompul.

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja pada Kamis, 8 Oktober 2020 di depan Istana Negara, Jakarta.

Aksi ini diperkirakan akan diikuti oleh sebanyak 5.000 mahasiswa dari kurang lebih 300 kampus. (dal/fin)

Komentar

News Feed