oleh

RSUD Sulbar Gandeng Dua Perusahaan Jepang

MAMUJU–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) regional Sulawesi Barat (Sulbar) menggandengan dua perusahaan asal Jepang untuk bekerjasama meningkatan sumber daya manusia dibidang kesehatan.

”Pemerintah Sulbar telah menggandeng dua perusahaan besar asal Jepang yakni, Gakken Holding dan Kaikoukai Health Group dan akan bekerjasama sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan dan kesehatan,” kata Direktur RSUD Sulbar, Dr Indahwati Nursyamsi di Mamuju, Jumat 3 Januari.

Ia menambahkan, dengan kerjasama itu akan dilaksanakan peningkatan kapasitas atau peningkatan skill sumber daya manusia untuk tenaga perawat, yang nantinya bertugas di rumah sakit. ”Bila perawat tersebut lulus dalam bahasa Jepang dan skillnya telah ditingkatkan, maka pemerintah Sulbar membuka peluang bagi perawat agar bisa keluar bekerja di Jepang,” lanjutnya.

Dia juga menyampaikan, sedangkan untuk program jangka panjang kerjasama itu, akan diberikan penguatan kepada RSUD Sulbar dalam rangka pembangunan kesehatan Sulbar sebagai penyangga persiapan ibukota negara di Kalimantan. Persiapan pembangunan layanan rumah saki ini dilakukan untuk menopang Ibukota negara yang berada dekat dengan Provinsi Sulawesi Barat.

Sebagai daerah tetangga, lanjutnya Sulbar tentu akan meningkatkan layanan yang lebih baik. ”Tujuannya adalah agar para investor mau datang ke Sulbar dengan tujuan menanamkan sahamnya agar dapat berinvestasi dengan aman dengan didukung ketersedian rumah sakit yang layak,” jelasnya.

Ia mengatakan, pendatang yang datang dari luar negeri, akan diberikan layanan kesehatan maksimal terstandar dan bermutu. ​”Inilah tantangan kita kedepan untuk terus melakukan pembenahan di rumah sakit ini, dengan jumlah dokter 24 orang merupakan modal meningkatkan layanan,” sebutnya. (ant)

Komentar

News Feed