oleh

RS Covid Segera Beroperasi

MAMUJU — Provinsi ke-33 Indonesia ini segera memiliki rumah sakit khusus penanganan Covid-19.

Pemprov Sulbar menargetkan Rumah Sakit (RS) Covid-19 bakal beroperasi Juli mendatang. Saat ini berbagai persiapan telah dituntaskan. Diantaranya, tenaga medis serta sarana dan prasarana lainnya.

Hanya beberapa item lagi yang harus dituntaskan, seperti penanganan limbah yang masih sementara proses penyelesaian urusan dokumen di Kementerian Kesehatan Kemenkes RI.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Muhammad Idris mengatakan, tempat pengolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (HB3) bakal disuplai dari pemerintah pusat. Sulbar sendiri tinggal menunggu tim pemerintah pusat meninjau kelayakan RS yang memanfaatkan gedung lama RS Regional Sulbar itu.

“Pekan kedua Juli nanti, ditarget bakal selesai. Saat ini persiapan pengoperasian. Soal SDM dan lainnya sudah siap, sisa menunggu ditinjau kelayakannya, termasuk lingkungannya karena persyaratan untuk limbah HB3 dipastikan disuplai dari pemerintah pusat,” ujar Idris, Senin 14 Juni.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar dr Asran memastikan, dari sisi sarana dan prasarana sudah siap. Apalagi Sulbar mendapatkan dukungan sejumlah fasilitas. Seperti, laboratorium pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) ditambah mobil pemeriksaan PCR. “Dan baru-baru ini kita juga dibantu kontainer PCR. Jadi RS kita itu luar biasa sebenarnya,” ungkapnya.

Untuk SDM, lanjut dr Asran, dipersyaratkan adanya dokter patologi dan dokter paru. Sulbar pun sudah memenuhi syarat itu. Termasuk tenaga medis yang akan menangani pasien, juga sudah siap.

dr Asran mengatakan, sebagai tahap awal hanya ada dua dokter yang dipersiapkan mengambil kendali RS tersebut. “Namun, nantinya akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan ke depan. Kalau kasus atau pasien bertambah, dan kita butuh penambahan, baru kita usulkan penambahan dokter,” terangnya.

Diketahui, penambahan kasus Covid-19 di Sulbar kembali terjadi. Namun tidak signifikan. Tercatat saat ini kasus positif Covid-19 di Sulbar mencapai 5.615 kasus, 5.405 sembuh, dan meninggal 121 orang. Tersisa 89 pasien sedang menjalani isolasi mandiri. (imr/dir)

Komentar

News Feed